Berita Bonek

Polisi Tangkap 2 Orang yang Terlibat Pengeroyokan Terhadap Bonek di Solo

Polisi telah menangkap 2 orang yang terlibat dalam pengeroyokan di Solo yang menyebabkan Micko Pratama, bonek asal Waru, Sidoarjo, meninggal dunia.

Polisi Tangkap 2 Orang yang Terlibat Pengeroyokan Terhadap Bonek di Solo
ist/persebaya
Rombongan perwakilan Bonek saat bertemu dengan Kapolres Surakarta 

SURYA.co.id | SURABAYA - Polisi telah menangkap 2 orang yang terlibat dalam pengeroyokan di Solo yang menyebabkan Micko Pratama, bonek asal Waru, Sidoarjo, meninggal dunia.

Dua tersangka tersebut telah ditangkap berkat kerja cepat Polresta Surakarta, Solo.

Meski demikian, hingga kini polisi masih terus bekerja untuk menangkap pelaku lainnya.

Disampaikan Kapolres Surakarta, AKBP Ribut Hari Wibowo pada perwakilan bonek, keluarga dan manajemen Persebaya yang datang ke Surakarta, dua tersangka  itu masing masing berinisial AKS (23) dan MAP (14).

"Kami akan melakukan pengembangan dari dua tersangka ini untuk mendapatkan pelaku lain yang masih berkeliaran," kata Wibowo pada rombongan yang datang ke Surakarta, Selasa (17/4/2018).

Baca: Ayah Suporter Bonek yang Tewas Usai Dikeroyok di Solo Menangis di Pelukan Manajer Persebaya

Dengan difasilitasi manajemen Persebaya, perwakilan Bonek yang terdiri dari Andie Peci, Kristianto, Tulus Budi, Sinyo Devara, Mbah Jo Peterson, serta perwakilan dari keluarga Micko, Khoirul Umam berangkat ke Solo.

Selama di sana, rombongan dari Surabaya ditemani Cak Anom dan kawan kawan dari Bonek Jogjakarta sebanyak 8 orang untuk mengawal kasus ini.

"Kami berterimakasih dengan langkah cepat yang sudah dilakukan oleh pihak Polresta Surakarta. Karena tujuan besar kami datang kesini adalah mencari keadilan. Dan, keadilan bagi kami itu baru benar benar terwujud bila seluruh pelaku penganiayaan kepada Bonek sudah tertangkap," ujar Andie Peci.

Selain meminta klarifikasi langsung ke pihak Polresta Surakarta, para perwakilan Bonek dari Surabaya dan Jogja itu juga menjenguk Saddam (14) teman seperjalanan Micko yang saat ini sedang kritis di Rumah Sakit Mawardi, Solo.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved