Berita Lamongan

Pakar Jembatan Pelajari Penyebab Putusnya Jembatan Babat-Widang

Pakar jembatan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional akan diturunkan untuk mempelajari penyebab ambruknya jembatan Babat.

Pakar Jembatan Pelajari Penyebab Putusnya Jembatan Babat-Widang
istimewa
Jembatan Babat ambruk. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Tim khusus ahli jembatan dari Balai Besar Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) diturunkan untuk menyelidiki ambruknya Jembatan Babat, Lamongan yang menghubungkan dengan Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VII Wilayah Tuban Lamongan, Tugiman, menuturkan bahwa pihaknya tak mau berspekulasi atas penyebab ambruknya konstruksi jembatan penghujung wilayah Lamongan dan Tuban itu.

"Kami belum bisa menjelaskan penyebab ambruknya jembatan. Biar nanti tim ahli jembatan yang menjelaskan. Mereka sudah diturunkan untuk menyelidiki secara detail," ungkap Tugiman.

Tugiman yang memiliki wilayah kewenangan mengaku telah mengecek lokasi. Dia juga belum berani membuat kesimpulan menganai penyebab ambruknya Jembatan Babat.

Apakah karena faktor usia atau karena beban yang melebihi batas tonase Jembatan sehingga Infrastuktur itu rontok. Atau karena penyebab teknis lain termasuk adanya konstruksi jembatan yang bermasalah.

"Belum bisa kita cari penyebabnya. Namun kami menemukan fakta bahwa saat itu memang ada tiga truk ukuran besar sama-sama melintas di atas jembatan," kata Tugiman.

Menurut Tugiman, Setiap satu truk ukuran besar tanpa muatan seberat 12 ton. Ada tiga truk sekaligus. Sementara, dua truk bermuatan pasir basah. Artinya beratnya bisa dua kali lebih berat dari pasir.

Kalau satu truk itu berkapasitas 20 ton, artinya berat muatan sekitar 40 ton. Jadi satu truk membawa beban 52 ton.

"Kami diberi tahu ketiga truk juga saling berkejaran di jembatan," kata Tugiman.

Sementara itu, pejabat dari BBPJN tersebut juga menyampaikan bahwa sebelum terjadi insiden maut ini, pihaknya sebenarnya sudah memasukkan Jembatan Babat dalam rencana perbaikan berkala.

"Namun kami perlu persiapan sebelum perbaikan. Namun jembatan sudah lebih dulu ambruk. Nantinya perbaikan berkala itu mulai dari penguatan konstruksi kembali, pengencangan mur jembatan hingga pengecatan. "Kami sudah masukkan agenda pelaksanaan perbaikan karena menilang Mudik. Namun jembatan lebih dulu ambruk," kata Tugiman. 

Baca: Dramatis. Sebelum Tewas, Korban Jembatan Babat - Widang Cengkeram Tangan Saksi

Baca: Pengakuan Sopir Truk yang Selamat Saat Jembatan Babat-Widang Runtuh

Baca: Cerita Penjual Makanan Ringan yang Hampir Jadi Korban Jembatan Babat-Widang

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help