Surya/

Berita Jember

Demi Beli Dua Pak Rokok, Pria Lumajang Ini Nekat Palsukan Uang Pakai Printer, Begini Kisahnya

Kusworo memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terkecoh dengan praktik licik para pemalsu uang.

Demi Beli Dua Pak Rokok, Pria Lumajang Ini Nekat Palsukan Uang Pakai Printer, Begini Kisahnya
surya/erwin wicaksono
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo (nomer 4 dari kiri pakai badge kuning) gelar press release beserta jajaran berhasil tangkap pelaku uang palsu berinisial S (30), warga Lumajang, Selasa siang (17/4/2018) 

SURYA.co.id | JEMBER - Pria berinisial S (30) asal warga Dusun Rojobalen, Desa Kloposawit, Candipuro, Kabupaten Lumajang, diamankan jajaran Polres Jember. Ia diamankan karena ulahnya membuat dan mengedarkan uang palsu.

Tingkah liciknya dapat terendus saat setelah ketahuan membeli rokok dengan menggunakan uang palsu.

Pelaku membeli dua buah rokok senilai Rp 32.000 di warung di daerah Keting, Kecamatan Jombang tepat depan pom bensin.

Modusnya sendiri sangat cerdik, pelaku mengelabui penjual dengan menjadikan satu pecahan 20ribu mencamputnya dengan uang 2 ribuan asli. Untuk membeli dua bungkus rokok.

"S alias pelaku adalah pengangguran, pelaku sendiri dalam mengecoh masyarakat dengan cara menjadikan satu pecahan uang palsu 20 ribu dengan uang 2 ribuan asli. Hal ini untuk mengecoh atau sebagai kamuflase agar tidak dikenali penjual saat hendak membeli dua bungkus rokok senilai Rp 32.000," terang Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat ditemui polres Jember Selasa (17/4/2018).

Pelaku kemudian kabur selepas ditegur oleh sang pemilik warung. Kemudian sang pemilik berhasil menangkap kemudian dilaporkan ke polisi.

"Pelaku kami amankan setelah aksinya mengedarkan uang palsu ketahuan pemilik warung. Saat ditegur, pelaku melarikan diri. Dan oleh pemilik warung, berhasil ditangkap dan dilaporkan ke polisi," ujar Kusworo.

Kusworo memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terkecoh dengan praktik licik para pemalsu uang. Apalagi menjelang Pilkada dan Lebaran

"Jangan terkecoh karena kebutuhan Lebaran atau pemberian uang dari orang lain sebelum mengecek keasliannya.bharus dilihat diraba dan diterawang. Apalagi pelaku pengedar uang palsu tidak lagi terfokus pada pecahan 100 ribu dan 50 ribu saja," pungkas Kusworo.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita 101 lembar pecahan 20 ribu palsu, 25 lembar pecahan 20 ribu yang belum dipotong, 50 lembar uang dua ribu asli, printer jenis Epson L360 dan beberapa alat cetak lainnya.

Pelaku terancam 15 tahun penjara, karena terjerat Pasal 36 ayat (1), (2) dan (3) UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang Jo pasal 425 KUHP.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help