Berita Ekonomi Bisnis

BJB Bidik Pertumbuhan Nasabah 12 Persen dari Wilayah Surabaya

Bank Jabar Banten (BJB) terus agresif membidik pasar di Surabaya dan Jawa Timur.

BJB Bidik Pertumbuhan Nasabah 12 Persen dari Wilayah Surabaya
surya/sugiharto
Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan (tengah) berbincang dengan Kepala OJK Regional 4 Heru Cahyono (kedua kiri), Deputi BI Jawa Timur Yudi Harymukti (kiri), Direktur kepatuhan dan Manajemen Resiko Bank BJB Agus Mulyana (kedua kanan) sertavDirektur Konsumer Bank BJB Suartini (kanan) ketika meninjau gedung Bank BJB cabang Surabaya saat peresmian gedung tersebut, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (17/4). Diharapkan dengan hadirnya Bank BJB cabang Surabaya itu dapat meningkatkan kualitas layanan serta mewujudkan kepedulian Bank BJB terhadap pemberian pelayanan, kemudahan dan kenyamanan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bank Jabar Banten (BJB) terus agresif membidik pasar di Surabaya dan Jawa Timur. Salah satunya dengan memperkuat program pemberdayaan masyarakat ekonomi terpadu di wilayah setempat.

"Seperti hal-nya di Surabaya ini, salah satu upaya kami memaksimalkan program tersebut. Kemudian menggaet para usaha kecil dan menengah kemudian bersinergi dengan perbankan yang sudah ada di Surabaya ini," kata Achmad Irfan, Direktur Utama BJB di sela  peresmian relokasi kantor cabang BJB Surabaya, Selasa (17/4/2018).

Langkah itu akan agresif dilakukan mengingat di tahun 2018 ini, kantor cabang Surabaya ditargetkan bisa mengalami pertumbuhan nasabah antara 10 hingga 12 persen.

Target tersebut hampir sama dengan target BJB secara nasional yang mencapai 12 persen hingga 14 persen.

"Kami optimis target nasabah itu akan tercapai. Melihat kondisi pasar di Surabaya dan Jawa Timur yang masih cukup luas dalam hal akses perbankan dari sektor usaha," lanjut Achmad.

Saat ini aset BJB di Cabang Surabaya sudah mencapai Rp 2,1 triliun. Kemudian untuk kredit, di daerah ini juga cukup meningkat dan stabil. Hal itu terlihat dari NPL (Non Performance Loan) atau tingkat kredit macet yang hanya dikisaran 1,15 persen.

"NPL lebih rendah dibanding nasional yang sekitar 1,51 persen. Dari angka itu kami optimis kinerja kami baik peningkatan jumlah nasabah, DPK (Dana Pihak Ketiga) dan kredit bisa lebih baik di tahun 2018 ini," ungkap Achmad.

Strategi lainnya adalah dengan relokasi kantor baru yang sebelumnya berada di Jl Raya Darmo 78 berpindah ke Jl Raya Darmo 112.

Memang tidak berbeda jauh, masih di satu kawasan, namun dianggap cukup startegis dengan area yang lebih mudah terlihat, parkir luas dan lainnya.

Dalam peresmian relokasi kantor cabang baru itu, hadir Direktur kepatuhan dan Manajemen Resiko BJB, Agus Mulyana

Direktur Konsumer BJB, Suartini, Pimpinan Wilayah BJB Jatim, Joko Hartono Kalisman dan Pimpinan Cabang BJB Surabaya Ade Muhamad.

Undangan lainnya, tampak Kepala OJK Regional 4, Heru Cahyono, Deputi direktur pengawasan lembaga jasa keuangan regional 4, Kuswandono, Deputi BI Jawa Timur, Yudi Harymukti dan Kepala Biro Perekonomian Sekda Provinsi Jatim, Aris Mukiyono.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved