Persebaya Surabaya

Berawal dari Cinta dan Hobi, Bonek Asal Madiun Ini Sukses Jadi Bos Merchandise Persebaya

Kinto mengaku, awal mula membuat usahanya ini ketika Persebaya dibekukan oleh PSSI dari situ ide itu muncul.

Berawal dari Cinta dan Hobi, Bonek Asal Madiun Ini Sukses Jadi Bos Merchandise Persebaya
surya/habibur rohman
Suasana toko badjoe doea toedjoeh yang menyediakan bermacam merchandise Persebaya dan persebaya, Senin (16/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berawal dari kecintaanya terhadap Persebaya, Kintoko Adjie, Bonek asal Madiun, sukses membuka peluang usaha melalui jalur hobi mendesain produk pernak-pernik khas Persebaya dan Bonek.

Saat ini, di dalam clotingnya yang diberi nama Toko Badjoe Doea Toedjoeh (TB27) dan bertempat di jantung Kota Surabaya, Jalan Genteng Besar, lebih dari 200 desain kaos telah ia ciptakan.

Tak hanya kaos, Cak Kinto sapaan akrabnya juga menjual jaket, tas, syal dan beberapa barang lainnya. Hasil karyanya sendiri untuk diperjualbelikan secara offline dan online.

Pada Surya.co.id, Kinto mengaku, awal mula membuat usahanya ini ketika Persebaya dibekukan oleh PSSI dari situ ide itu muncul. Agar para pecinta Persebaya tak lupa dan terus mengingatkan akan keberadaan Persebaya meskipun tim kesayangannya tak ikut berlaga.

"Tujuan saya hanya satu saat itu, yakni menghidupkan memori semuanya akan Persebaya, meskipun tim ini saat itu dimatikan paksa oleh PSSI. Selain itu, hasil penjualan kaos kami sisihkan untuk dana perjuangan karena kala itu seluruh Bonek berjuang agar hidupnya kembali tim ini," kata Kintoko Adjie.

Pria lulusan ITS jurusan Elektro tahun 2002 itu menambahkan, dirinya masih ingat betul, desain yang dia buat saat itu ialah bertemakan perjuangan dan perlawanan ke PSSI untuk memberikan semangat berjuang pada Bonek.

"Saat Battle of Heroes di ulang tahun Persebaya Surabaya ke-88 pada 2015, akhirnya kami mulai luncurkan clothing ini, meskipun awalnya kami hanya berjualan secara online. Dan alhamdulilah responnya sangat positif hingga sekarang," ujarnya.

Bukan hal yang mudah untuk menjalankan bisnis ini. Sebelum merambah ke merchandise Persebaya, Kintoko pernah membuat brand di Bandung.

Namun ternyata bekerja sesuai hobi yang disenangi membuatnya sukses hingga kini.

"Sebagai cloting yang terbilang baru ini tentu tak mudah ya. Dulu awal saya sempat buat brand clothing tema umum di Bandung tapi sudah saya tutup. Sekarang setiap bulan kurang lebih ada 30 desain yang kami buat," jelas Cak Kin.

Halaman
12
Penulis: Dya Ayu
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help