Persebaya Surabaya

Bentuk Rasa Kekeluargaan dan Kekompakan, Pemain Persebaya Tinggal Satu Apartemen

Usaha ini dilakukan manajemen, tak lain sebagai upaya untuk menciptakan dan merealisasikan target finish di posisi atas Liga 1.

Bentuk Rasa Kekeluargaan dan Kekompakan, Pemain Persebaya Tinggal Satu Apartemen
surya/habibur rohman
Pemain Persebaya mengisi suasana santai dengan bercanda usai latihan di Lapangan Polda Jatim, Senin (16/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hasil positif yang diraih Persebaya Surabaya saat bertandang ke markas PS Tira pekan keempat Liga 1 dengan skor telak 1-4 tak lepas dari moncernya strategi yang diterapkan tim.

Tak hanya melulu soal strategi bermain ketika di lapangan, secara kedekatan dan komunikasi di luar lapangan, tim Bajul Ijo menjadi klub pertama yang menyatukan seluruh pemainnya, baik asing maupun lokal di satu apartemen yang sama.

Ini dilakukan manajemen, selain agar lebih mudah memantau dan juga mengontrol pemain, juga sebagai proses pendekatan komunikasi yang terjalin antarpemain, lebih cepat padu. Dengan demikian, diharapkan kedekatan terjalin tak hanya didalam lapangan saja, namun juga di kehidupan sehari-hari.

"Kalau soal dampak, tentunya rasa kekeluargaan dan kekompakan lebih terjalin. Di sini kekeluargaan dibangun atas dasar kesamaan rasa. Dan dengan tinggal bersama di apartemen (tidak dibeda-bedakan) pemain akan merasakan kekeluargaan yang lebih erat," kata Afif Kurniawan Psikolog Persebaya Surabaya, Senin (16/4/2018).

Sementara itu, terkait kegiatan atau aktivitas di luar latihan dan pertandingan ketika di apartemen, Afif menjelaskan, para pemain tak hanya melulu mendapatkan materi kelas di dalam apartemen saja, namun juga ada materi menyenangkan di luar apartemen sehingga membantu pemain untuk lebih rileks.

"Kami punya aktivitas dalam bentuk kelas maupun nonkelas atau outdoor fun activities. Semua dilakukan sebagai suplemen pendukung program latihan dari head coach. Yang jelas fokus materinya lebih kepada preventif menghadapi pertandingan demi pertandingan," jelasnya.

Usaha ini dilakukan manajemen, tak lain sebagai upaya untuk menciptakan dan merealisasikan target finish di posisi papan atas klasemen Liga 1.

Penulis: Dya Ayu
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help