Berita Banyuwangi

Angkat Ekonomi Desa, Jadikan Saluran Irigasi dan Sungai Kaliploso Desa Wisata di Banyuwangi

Kaliploso merupakan desa yang menjuarai Festival Kali Bersih yang digelar Pemkab Banyuwangi.

Angkat Ekonomi Desa, Jadikan Saluran Irigasi dan Sungai Kaliploso Desa Wisata di Banyuwangi
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi Desa Kaliploso, yang memiliki sungai dan saluran irigasi yang terjaga kebersihannya. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, memiliki potensi saluran irigasi dan sungainya yang bersih. Dengan potensi kebersihan sungainya, desa ini dijadikan desa wisata untuk mengangkat ekonomi kerakyatan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengatakan, Kaliploso memiliki banyak potensi. Selain warganya yang kompak menjaga kebersihan sungai dan saluran irigasi, di desa banyak terdapat sentra UMKM.

"Desa ini memiliki banyak potensi. Kami mendorong bagaimana desa bisa lebih kreatif. Saya sarankan untuk bikin pasar kuliner tradisional, di pinggir sungai dengan pemandangan hamparan sawah. Tugas desa bukan hanya mengelola APBDes, tetapi juga mengelola pariwisata," kata Anas, saat mengunjungi Kaliploso, Selasa (17/4/2018).

Anas melihat langsung saluran irigasi yang digunakan untuk mengairi sawah. Sungai itu terlihat bersih dan terletak di tengah sawah. Kaliploso merupakan desa yang menjuarai Festival Kali Bersih yang digelar Pemkab Banyuwangi.

"Ini bagus, bisa dibuatkan pasar kuliner khas desa ini. Tak perlu tiap hari, bisa tiap hari Minggu tapi rutin. Tinggal membangun joglo-joglo di sawah untuk menambah kenyamanan agar bisa mendatangkan wisatawan," sambungnya.

Di Kaliploso terdapat banyak UMKM seperti pembuatan krupuk gambir dan jari, peyek berukuran jumbo, kue klemben, dan berbagai makanan olahan dari buah naga.

"Kuliner ini bisa menjadi potensi besar yang dapat meningkatkan ekonomi warga desa,” ujarnya.

Anas juga sempat melihat salah satu usaha pembuatan krupuk di desa tersebut. Bupati 44 tahun itu mengatakan, potensi terbesar di desa ini adalah kekompakan warganya.

"Potensi terbesar desa ini adalah kekompakan. Ini harus terus dijaga," ucapnya.

Ini terlihat secara swadaya warga desa menggelar Festival Kaliploso, dengan memamerkan dan menjual produk-produk UMKM yang mayoritas usaha rumah tangga di bantaran sepanjang sungai.

Menurut Anas, kelompok kreatif rumah tangga yang ada di wilayah ini bisa terus tumbuh. Selanjutnya, pemasarannya bisa dikembangkan dalam wisata desa, seperti festival ini.

Santoso, salah satu warga sekitar sungai Kaliploso, mengaku masyarakat Kaliploso semakin kompak dengan adanya program kali bersih.

"Warga rukun gotong royong, menanam bunga di sepanjang sungai. Ini rencananya akan dibuat pemancingan ikan," imbuh Santoso.

Penulis: Haorrahman
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help