Surya/

Berita Tulungagung

Sempat Ditutup Karena Aksi Telanjang Dada Purel SMA, Karaoke Venus Ganti Nama

Karaoke Venus di Tulungagung yang sempat bikin gempar karena aksi telanjang dada salah satu purel ganti nama. Begini tanggapan ormas.

Sempat Ditutup Karena Aksi Telanjang Dada Purel SMA, Karaoke Venus Ganti Nama
ist
Papan nama Maestro Karaoke 

Khamim meminta ada pengawasan ketat dalam proses pengajuan izin.

Jika Venus kembali beroperasi dengan nama baru, Khamim mengancam akan melakukan upaya perlawanan.

“Saya akan melapor ke Ombudsman di Jakarta,” tegasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, Heru Santoso mengaku belum mengetahui Venus akan beroperasi dengan ganti nama menjadi Maestro.

Selama ini Heru mengaku tidak dilibatkan dalam proses perizinan.

Padahal Dinas Kebudayaan dan Pariwisata adalah salah satu dinas teknis yang memberikan rekomendasi.

“Saya tidak pernah dilibatkan sama sekali. Kapan (Venus) pasang papan nama baru?” ucap Heru balik bertanya.

Baca: Di Grup Whatsapp ini Para Pasutri Peserta Pesta Seks Swinger di Surabaya Berkomunikasi Cari Partner

Padahal sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tulungagung, Santoso mengatakan, proses izin Maestro sudah diproses.

Saat ini izin masih dibahas oleh tim teknis. Tim teknis ini yang nantinya memberikan rekomendasi diizinkan atau tidak operasional Maestro.

Penutupan Venus buntut dari sebuah video mesum yang melibatkan pelajar.

Dalam video itu seorang siswi SMA bertelanjang dada, sambil bernyanyi menemani tamunya.

Video yang menyebar antar aplikasi Whatsapp ini belakangan diketahui diambil di salah satu ruang karaoke ini. 

Baca: Pengakuan Pasutri Pelaku Pesta Seks Swinger di Surabaya yang Digrebek Polisi

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help