Berita Mojokerto

PNS Jombang Jadi Korban Penggelapan Dana Nasabah Umrah di Kota Mojokerto

Penggelapan dengan modus tawaran umroh kembali terjadi. Kali ini korbannya PNS dari Jombang yang merasa ditipu perusahaan travel di Mojokerto

PNS Jombang Jadi Korban Penggelapan Dana Nasabah Umrah di Kota Mojokerto
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Tersangka Sri Juanty (41) warga Wisma Sooko Indah, Mojokerto pemilik travel umroh PT Musafir Makkah Madinah saat menjalani penyidikan di kantor polisi. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Penggelapan dengan modus tawaran umroh kembali terjadi. 

Kali ini di Kota Mojokerto, pemilik travel  umroh PT Musafir Makah Madinah yang ada di Jl Pekayon, Kecamatan Kranggan, dilaporkan seorang PNS Pemkab Jombang yang merasa tertipu. 

PNS itu berinisial RN. Dia adalah warga Tembelang, Kabupaten Jombang

Wanita 34 tahun ini begitu kecewa lantaran berulangkali batal berangkat meski telah melunasi biaya administrasi pembayaran umrah.

Dia mengaku, telah dijanjikan berangkat umrah ke tanah suci pada Desember 2017 silam namun tidak kunjung berangkat.

Dia mengaku ditipu oleh pemilik travel umroh, Sri Juanty (41) warga Wisma Sooko Indah, Mojokerto.

Akibat penipuan berkedok travel umrah ini diperkirakan kerugian korban sekitar Rp 25.450.000.

Korban melaporkan kejahatan penggelapan uang jemaah umrah ke Polres Mojokerto Kota, Senin (16/4/2018).

Korban mengungkapkan tersangka sempat menjanjikan akan mengembalikan dana umroh. Namun hingga kini ganti rugi itu tidak kunjung terealisasi.

"Dia (tersangka) janjinya mau balikin dana umrah saya tunggu tapi tidak dikembalikan," ujar wanita berhijab ini.

Dikatakannya, sejumlah kejanggalan mulai dirasakan korban ketika H-2 menjelang pemberangkatan ke Mekkah.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help