Berita Surabaya

Penyelundup Sabu 8,2 Kg ke Surabaya, Dua Terduga Pelaku Oknum Pegawai Dinas PU Sidoarjo

Budi Hartono dan M Thesar yang merupakan pelaku gelap narkoba jenis sabu jaringan Pontianak lebih banyak tertunduk di Polda Jatim.

Penyelundup Sabu 8,2 Kg ke Surabaya, Dua Terduga Pelaku Oknum Pegawai Dinas PU Sidoarjo
surya/fatkhul alami
Barang bukti sabu 8,2 kg diamankan di Mapolda Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Budi Hartono dan M Thesar yang merupakan pelaku gelap narkoba jenis sabu jaringan Pontianak lebih banyak tertunduk saat berada di Mapolda Jatim, Senin (16/4/2018).

Kedua pria asal Surabaya dan Sidoarjo itu berusaha memasukkan sabu ke Surabaya dan hendak diedarkan di wilayah Jatim.

Awalnya, Budi mendapat perintah dari seseorang berinisial Dul di salah satu LP di Jatim supaya mengambil sabu di Pontianak. Berangkatlah Budi ke Pontianak naik pesawat pada 6 April 2018.

"Tersangka (Budi Hartono) menginap di salah satu hotel di Pontianak dan menerima sabu yang diantar seseorang kurir," sebut Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Senin (16/4/2018).

Mahfud menjelaskan, tersangka Budi setelah menerima sabu bergegas kembali ke Surabaya. Namun, tidak melalui jalur udara, tapi naik kapal laut dengan tujuan Semarang, Jateng.

"Baru, dari Semarang ke Surabaya naik bus dengan tujuan Terminal Bungurasih," jelas Machfud.

Polisi yang sudah mengendusnya melakukan penyanggongan di terminal Bungurasih, 9 April 2018 dini hari.

"Tersangka kami tangkap saat tiba di Terminal Bungurasih, termasuk mengamankan barang bukti sabu," terang orang nomor satu di Polda Jatim ini.

Setelah dilakukan penggeledahan, lanjut Machfud, petugas menemukan sabu lima bungkus 6,2 Kg. Dari penangkapan Budi, akhirnya dilakukan pengembangan ternyata sabu hendak diserahkan ke Thesar.

"Sebelum mengirim sabu bawaan, tersangka Budi lebih dulu menyerahkan lima butir extacy. Ini hanya pancingan saja, karena sabu 6,2 kilogram akan dikirim dengan cara ranjau di Perumahan Delta Sari Indah. Kami pun menangkap Thesar," tutur Machfud.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved