Surya/

Citizen Reporter

Mau Tambah Pengalaman, Jangan Hanya di Kelas

Setelah mendapat teori di kelas, saatnya siswa belajar dari pengalaman supaya dapat mewujudkan teori. Di luar kelas ada banyak laboratorium menarik.

Mau Tambah Pengalaman, Jangan Hanya di Kelas
ist

Belajar itu tidak harus di dalam kelas. Siswa akan dapat memahami pembelajaran apabila mereka mengalami secara langsung.

Dengan mengajak mereka secara langsung untuk mengamati, meraba, dan merasakan materi pembelajaran, materi pembelajaran akan lebih mudah untuk dipahami.

SMP Negeri 4 Kota Probolinggo, Kamis (12/4/2018) mengadakan studi lapangan. Kegiatan ini mengambil konsep education is not recieved, it is achieved: observe and research. Mereka mengunjungi Museum Brawijaya dan Jatim Park 1 di Malang dan Batu.

Menurut Yuli Astutik yang menjadi ketua pelaksana, studi lapangan itu untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan siswa dalam bidang ilmu pelajaran secara kontekstual.

“Selain itu, itu juga untuk menumbuhkan potensi penerapan keilmuan,” katanya.

Sebanyak 208 siswa kelas VIII dan didampingi 12 guru mengeksplorasi Museum Brawijaya. Siswa diminta mengobservasi koleksi museum yang berkaitan dengan tugas pelajaran PKn, IPS, dan Seni Budaya. Ketika di Jatim Park 1, mereka melakukan research yang berkaitan dengan pelajaran IPA.

Dari Museum Brawijaya, para siswa diajak untuk melihat koleksi buku atau dokumen sejarah perjuangan TNI, karya-karya umum, dan referensi yang berkaitan dengan pengabdian TNI terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tugas siswa adalah mengisi lembar kerja yang telah dibagikan sebelum berangkat studi lapangan.

Didampingi dari petugas yang berjaga siswa diajak melihat berbagai koleksi. Di halaman depan museum (alat perang berat), Ruang Lobi (relief), Ruang Koleksi 1 (tempat koleksi benda dari tahun 1945-1949), dan Ruang Koleksi 2 (tempat koleksi senjata tradisional dan rampasan dari tahun 1950-1976.

“Selama ini siswa mendengar kehebatan para pahlawan saja atau melihat gambar senjata yang digunakan, saat ini mereka langsung berinteraksi untuk merasakan aroma perjuangan pahlawan,” kata Djono Paringadi, guru pendamping.

Hampir seluruh siswa sejenak terdiam saat mendengar pemaparan di koleksi Gerbong Maut. Gerbong itu merupakan saksi perjuangan pahlawan.

Halaman
12
Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help