Ayo Naik Kereta

Ingin Kirim Motor Gratis Pakai Kereta Api Saat Mudik? Ini Syaratnya

Mudik lebaran hari raya Idul Fitri 2018, PT KAI Daop 7 Madiun memberikan layanan pengiriman kendaraan motor roda 2 gratis. Ini syaratnya

Ingin Kirim Motor Gratis Pakai Kereta Api Saat Mudik? Ini Syaratnya
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi kereta api 

SURYA.co.id | MADIUN- Seperti pada lebaran tahun sebelumnya, pada mudik lebaran hari raya Idul Fitri 2018, PT KAI Daop 7 Madiun kembali memberikan pelayanan pengiriman kendaraan motor roda dua gratis.

PT KAI Daop 7 menyediakan 8 gerbong kereta barang atau gerbong B untuk pelayanan pengiriman motor gratis ini.

"Kami akan menyediakan 8 kereta barang, dengan kapasitas satu kereta maksimal 58 motor," kata Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Dia menuturkan, rangkaian kereta pengangkut motor yang diberi nama KA Motis (Motor Gratis) ini mampu membawa 468 kendaraan roda dua untuk sekali keberangkatan.

Dijelaskan Supriyanto, kegiatan tersebut rutin diadakan setiap perayan Idul Fitri. Tujuannya yakni bentuk kepedulian KAI terhadap keselamatan para pemudik yang akan merayakan lebaran di kampung halaman.

"Ini merupakan wujud kepedulian PT KAI, bagi masyarakat yang sudah merencanakan untuk mudik ke kampung halaman merayakan Lebaran. Pemudik dapat mendaftarkan sepeda motornya untuk diangkut dengan kereta api secara gratis," tuturnya.

Fasilitas angkut motor gratis dengan kereta ini merupakan hasil kerjasama antara Kementrian Perhubungan dengan PT KAI.

Pendaftaran sepeda motor dapat dilakukan secara online. Untuk tahap pertama dimulai sejak tanggal 9 Februari 2018 hingga 9 Mei 2018. Sedangkanan Tahap II dimulai tanggal 10 Mei 2018 hingga 24 Juni 2018.

"Pendaftaran KA Motis ini hanya untuk sepeda motor dan bukan penumpang," jelasnya.

Sedangkan pendaftaran untuk perjalanan contra flow (sebaliknya) dimulai 9 Mei 2018 hingga 24 Juni 2018 di stasiun persinggahan KA Motis di daerah. Pendaftaran akan ditutup apabila kuota telah terpenuhi.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help