Surya/

Berita Pasuruan

Enam Begal Kejam Pasuruan Sudah Embat Puluhan Motor, Uangnya Dibuat Ini

Satu sepeda motor hasil begal dijual dengan harga Rp 2 juta. Sepeda itu dijual ke penadah. Selanjutnya, uangnya dibagi rata.

SURYA.co.id | PASURUAN - Enam begal kejam dari Pasuruan ditangkap Polres Pasuruan. Para pelaku membagi rata uang penjualan motor hasil begal yang juga menggunakan modus bom bondet tersebut.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso, mengatakan hasil yang didapatkan masing-masing pelaku begal ini sekitar Rp 400 - Rp 1 juta.

Hasil ini tergantung harga jual sepeda motor hasil begal itu. Semakin bagus sepeda motor yang dibegal, maka semakin banyak untuk yang mereka dapatkan.

Minimal, kata Kasatreskrim, satu sepeda motor hasil begal dijual dengan harga Rp 2 juta. Sepeda itu dijual ke penadah. Selanjutnya, uangnya dibagi rata.

"Ini kami masih mengejar penadahnya. Kami akan kembangkan kasus ini," kata Budi saat menggelar rilis kasus perkaran, Senin (16/4/2018).

Diungkapkan, sudah puluhan sepeda motor yang dijual kelompok ini. Para pelaku menjual itu ke temannya. Hasil dari pembegalan ini digunakan masing-masing tersangka untuk kebutuhannya.

"Ada untuk baya hidup, ada juga yang untuk foya-foya seperti nyabu, dan mabuk-mabukan," sambungnya.

Ada dari beberapa pelaku yang menggunakan uang hasil kejahatan itu untuk nyabu karena saat pengerebekan, pihaknya menemukan sabu dari tiga tersangka.

Baca: Enam Begal Kejam Pasuruan Berasal dari Satu Desa, Sering Keluar Masuk Penjara Sejak Belia

Baca: BREAKING NEWS - 6 Begal Kejam di Pasuruan Ditangkap, Tak Segan Lukai Korbannya dengan Bondet

Menurut Budi, dalam pemeriksaan, mereka mengaku sebelum beraksi, mereka nyabu dan mabuk - mabukan dulu. Bagi mereka, itu dopping agar tidak grogi saat melakukan aksi.

"Mereka menggunakan uang hasil begal untuk nyabu dan minum miras," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help