Polkada 2018

Dulu Jadi Saksi Ahli untuk Khofifah, Kini BP Dukung Gus Ipul

Ormas Barisan Pembaharuan dulu menjadi pendukung Khofifah di Pilgub Jatim sebelumnya. Kini beralih dukung Gus Ipul. Kenapa?

Dulu Jadi Saksi Ahli untuk Khofifah, Kini BP Dukung Gus Ipul
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Ketua Presidium Pusat Barisan Pembaharuan, Syafrudin Budiman (kanan), ketika ditemui di sela peresmian relawan Jawara, di Surabaya, Senin (16/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Organisasi kemasyarakatan Barisan Pembaharuan (BP) menyatakan dukungan kepada pasangan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno sebagai Cagub-Cawagub Jatim 2019-2024.

Organisasi ini berisi para relawan dan tim sukses pasangan calon gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja pada Pilgub 2013 lalu.

Pengalihan dukungan ini sebagai bentuk kekecewaan kepada Khofifah atas keputusan berkoalisi dengan Soekarwo, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim.

Untuk diketahui, Partai Demokrat menjadi salah satu partai pengusung Khofifah yang berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak.

Pakde Karwo yang saat ini menjabat Gubernur Jatim merupakan rival Khofifah di pilgub sebelumnya.

"Kami melihat bahwa sikap kompromi Khofifah dan menerima dukungan dari Pakde Karwo adalah langkah mundur demokrasi," kata Ketua Presidium Pusat Barisan Pembaharuan, Syafrudin Budiman, ketika dikonfirmasi di sela peresmian relawan Jawara, di Surabaya, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, Khofifah dinilai tidak menjunjung nilai-nilai perjuangan demokrasi. Sekaligus, menilai bahwa perjuangan di 2013 silam menjadi sia-sia.

"Khofifah tidak menghargai keringat pendukungannya yang sudah ikut berjuang melawan pembegalan demokrasi," lanjutnya.

Syarifudin juga pernah menjadi saksi pasangan Khofifah-Herman pada sidang sengketa hasil pilkada di Mahkamah Konstitusi pada 2013 lalu.

Pada 2013 lalu, bersidang di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan (DKPP), tiga komisioner KPUD Jatim bahkan harus dipecat atas laporan tim Khofifah-Emil.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help