Berita Ekonomi Bisnis

Pengembang Geber Rumah Menengah, Mahkota Amira Tawarkan Cicilan Rp 1,5 Juta 15 Tahun

Pasar rumah menengah yang masih luas membuat pengembang juga agresif mengembangkan hunian untuk segmen ini.

Pengembang Geber Rumah Menengah, Mahkota Amira Tawarkan Cicilan Rp 1,5 Juta 15 Tahun
surya/sri handi lestari
Ilustrasi maket rumah menengah. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pasar rumah menengah yang masih luas membuat pengembang juga agresif mengembangkan hunian untuk segmen ini.

Salah satunya PT Anugerah Kasih Bumi Indah (AKBI) yang mengembangkan perumahan menengah di kawasan Surabaya Barat.

"Pasar menengah memang masih luas. Sehingga kami siapkan produk di segmen ini dengan brand Mahkota Amira, dengan cicilan per bulan Rp 1,5 juta," kata Bryan Susilo, Direktur Utama PT AKBI, Minggu (15/4/2018).

Rumah segmen menengah yang dikenal bukan Bryan menyasar konsumen di kelas menengah dengan harga Rp 300-400 jutaan.

Fasilitas menarik bagi konsumen juga mereka siapkan. Antara lain tanpa DP, Bryan menambahkan bahwa pihaknya juga menyediakan program cicilan dengan syarat mudah dan pasti disetujui, dimulai dari Rp 1,5 juta per bulan dan program cicilan yang sepanjang 15 tahun.

“Kami ingin memberi kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki hunian yang layak dengan fasilitas yang lengkap,” lanjut Bryan.

Tak sekadar menawarkan hunian terjangkau, dengan kenaikan investasi sebesar 35 persen. Mahkota Amira menjadi pilihan yang tepat untuk berinvestasi.

“Kami bahkan memberikan jaminan sewa sebesar 18 persen dalam 2 tahun dan jika konsumen ingin membeli untuk titip jual, akan mendapatkan profit hingga 165 persem langsung," kata Bryan.

Bryan mengaku bahwa konsumen Mahkota Amira mendapatkan keuntungan dan kepuasan setelah mengambil rumah di lokasi yang sangat strategis ini.

“AKBI selaku pengembang Mahkota Amira adalah perusahaan yang sangat memperhatikan kepuasan para konsumen dan investor. karena itu, kami menjamin bahwa setiap konsumen dan investor akan mendapatkan fasilitas dan layanan terbaik dari kami,” tegas Bryan

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help