Surya/

Lapor Cak

Kampung Warna Warni, Peremajaan Cat Dilakukan Berkala Nunggu Event Tertentu

Pemkot Surabaya sudah dua kali melakukan peremajaan cat di Kampung Warna Warni.

Kampung Warna Warni, Peremajaan Cat Dilakukan Berkala Nunggu Event Tertentu
surya/achmad zaimul haq
WARNA-WARNI - Deretan rumah warga di kawasan Kenjeran Surabaya dicat warna-warni diabadikan dari Jembatan Surabaya . 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kondisi cat yang memudar lebih karena cuaca panas di lingkungan pesisir. Pemkot Surabaya sudah dua kali melakukan peremajaan cat di Kampung Warna Warni

 "Artinya tiap tahun kami sudah melakukan peremajaan dan mengecat ulang. Karena memang perlu dicat kembali setelah memudar," kata Camat Bulak, Suprayitno, Minggu (15/4/2018). 

Camat Bulak ini menyebutkan bahwa kampung nelayan Pesisir Kenjeran itu memang didesain untuk destinasi wisata kampung warna-warni. Ribuan rumah dicat khusus penuh warna-warni. 

Namun, diakui bahwa pengecatan ulang di kampung itu dilakukan berkala. Hanya saja peremajaan kampung itu tidak bisa dilakukan setiap saat. 

Suprayitno menyebutkan bahwa pengecatan ulang itu dilakukan saat menunggu momen khusus dan waktu yang tepat.

"Ya nunggu kunjungan dan event khusus lah ngecatnya," kata Suprayitno. 

 Soal masih kuatnya bau amis di seputaran kampung Warna-Warni memang menjadi tantangan dan PR bersama.

Namun pelan-pelan warga mulai berangsur menyadari pentingnya menjaga lingkungan bersih dan berbudaya. 

Menurut Prayit bahwa tudak mudah mengajak warga pesisir untuk konsisten menjaga lingkungan bersih. Sebab menyangkut budaya dan kebiasaan.

Tidak menjemur ikan di sembarang tempat atau persis di depan rumah. 

"Semua harus diedukasi. Menyangkut even yang dinantikan warga kami terus berpikir menggelarnya rutin. Kalau kemarin ada Bulak Fest, silakan kalau pihak mana pun mau menggelar event kami menerima dengan tangan terbuka," kata Prayit.  

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help