Lapor Cak

Cat Rumah Kampung Warna Warni mulai Luntur, Warga Rindukan Event 

Kampung Warna Warni di wilayah Pesisir Kenjeran dan Bulak Kota Surabaya belum memberi nilai tambah.

Cat Rumah Kampung Warna Warni mulai Luntur, Warga Rindukan Event 
surya/nuraini faiq
Kondisi kampung Warna-Warni Kenjeran yang kini catnya mulai pudar. 

Lapor Cak 

SURYA.co.id |  SURABAYA - Kampung Warna Warni di wilayah Pesisir Kenjeran dan Bulak Kota Surabaya belum memberi nilai tambah. Bahkan cat warna-warni di kampung nelayan itu mulai pudar. Utamanya di bagian atap rumah.

Deretan rumah di kampung tersebut atapnya kini tak lagi kuat warnanya. Banyak cat di kampung itu mulai luntur dan mengelupas. Begitu juga fasilitas umum yang juga dicat warna-warni juga mengelupas. 

 "Tidak tahu kapan dicat ulang. Katanya kalau rusak catnya dicat lagi," ucap Samian, warga Kampung Cumpat, Minggu (15/4/2018).

Yang paling terlihat jelas mengelupas pada warna-warni di kampung itu adalah di anjungan di kampung nelayan Cumpat.

Sebuah anjungan dibangun khusus Persis di tepi pantai. Bersebelahan dengan Taman Suroboyo. 

Anjungan yang dibangun setinggi atap rumah warga itu juga tampak tak rerawat. Tembok tinggi bercat biru tua di anjungan itu banyak mengelupas. Cat ini tak mampu menahan terik matahari laut dan hujan. 

Sebenarnya anjungan dengan luasan 2,5 m x 15 m di ketinggian itu cukup representatif. Selain lokasinya menghadap pantai, tempatnya juga persis bersebelahan dengan Taman Suroboyo. 

Berada di ujung kampung dan di pojokan taman. Kanan kiri anjungan tersebut berpagar sehingga aman.

Hamparan laut bisa dengan leluasa dilihat dan dinikmati dari anjungan ini. Anjungan ini juga bisa melihat atap warna-warni kampung di sepanjang pantai. 

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help