Surya/

Persona

Annisa Wahyuningtiyas, Putri Muslimah Gresik yang Punya Banyak Pengalaman Dengan Terminal

Gadis cantik asal Gresik yang kuliah di UINSA Surabaya, Annisa Wahyuningtiyas, punya banyak pengalaman dengan terminal di Surabaya.

Annisa Wahyuningtiyas,  Putri Muslimah Gresik yang Punya Banyak Pengalaman Dengan Terminal
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Annisa Wahyuningtiyas 

SURYA.co.id | GRESIK - Gadis cantik asal Kebomas Gresik yang sedang kuliah di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Annisa Wahyuningtiyas, punya banyak pengalaman dengan terminal di Surabaya.

Utamanya terminal Purabaya dan terminal Osowilangun yang kerap disinggahinya ketika berangkat ke Surabaya atau pulang ke Gresik saat libur kuliah.

"Kalau di terminal Purabaya, yang bikin risih itu banyaknya orang yang tanya-tanya tujuan dan nawar-nawari ketika kita melintas di lorong menuju bus antarkota. Sering juga ada yang sambil menarik-narik, sehingga membuat kita tidak nyaman," ujar mahasiswi semester 6 Fakultas Tarbiyah ini.

Sementara di terminal Osowilangun, juara 1 Putri Muslimah Gresik 2017 ini paling ingat dengan peristiwa kehabisan baterai handphone di sana.

"Mencari colokan untuk nge-charge hape sulit banget di sana," kisah dara kelahiran 1997 tersebut saat berbincang dengan Surya, akhir pekan kemarin.

Hal lain yang paling kentara di terminal Osowilangun, bagi Annisa adalah suasananya selalu sepi dan beberapa fasilitas yang dirasa kurang.

"Termasuk toiletnya yang tidak bersih," tukas gadis berjilbab yang juga menjadi finalis Cak Yuk Kabupaten Gresik tahun 2016.

Sebagai warga yang kerap menggunakan layanan terminal, dia berharap fasilitas, pelayanan, dan keamanan di terminal-terminal bisa lebih baik lagi ke depan. Termasuk layanan dan fasilitas bus antarkota.

Annisa punya beberapa pengalaman kurang menyenangkan saat naik bus. Cewek yang juga aktif di dunia modeling ini pernah diturunkan di tengah jalan karena bus yang dia tumpangi rusak di perjalanan.

Belum lagi pengalaman dengan sopir bus yang ugal-ugalan.

"Pernah bus yang saya tumpangi nyerempet sepeda motor di depannya karena sopir bus ugal-ugalan. Menurut Nisa, hal ini juga harus menjadi perhatian petugas demi keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lain," pungkasnya.(ufi)

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help