Pilkada 2018

Ulama Sampang Bulatkan Dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa

Majsus Madura memberikan dukungan untuk calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa.

Ulama Sampang Bulatkan Dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa
SURYA Online/Fatimatuz Zahro
Majelis Silaturahmi Ulama Sampang (Majsus) memberikan dukungan untuk calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa di Ponpes Al Furjani desa Prajan Camplong, Sabtu (14/4/2018). 

SURYA.co.id | SAMPANG - Majelis Silaturahmi Ulama Sampang (Majsus) Madura memberikan dukungan untuk calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa.

Deklarasi itu disampaikan oleh sekitar 20 kiai dari sepuluh kecamatan se Kabupaten Sampang saat bertemu dengan Khofifah di Ponpes Al Furjani Desa Prajan Camplong, Sabtu (14/4/2018) malam.

"Ada beberapa alasan mengapa mendukung Ibu Khofifah. Yang pertama adalah ibu Khofifah orang yang amanah, dan kedua saat debat KPU kemarin menambah keyakinan masayikh untuk mendukung Bu Khofifah," kata Ketua Majsus Kiai Yahya Khamiduddin.

Ia menegaskan bahwa kiai Sampang siap menjadi garda terdepan menyukseskan Khofifah menjadi pemimpin Jawa Timur.

Dalam pertemuan bersama Khofifah tersebut para kiai dibuat setuju dan mantap tentang program yang diusung oleh Khofifah Emil. Pasangan ini dinilai tidak hanya mampu menjalankan pemerintahan melainkan juga menjalankan syariat Islam.

"Beliau tadi banyak menjelaskan tentang potensi Madua khususnya Sampang yang sangat layak untuk dikembangkan. Juga tentang program peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, kami sngat mendukung," kata Kiai Yahya.

Dengan membawa ruh nawa bhakti satya masyarakat Sampang dikatakan Kiai Yahya akan diajak untuk memilih Khofifah Emil. Sembilan program di nawa bhakti satya itu diyakini bisa membawa kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

"Tererkait dengan Sampang ini kaya akan potensi migas. Dan sudah dieksplor dan mendapatkan miliaran uang. Namun yang masuk ke PAD Sampang hanya Rp 3,5 miliar, masih besar retribusi pasar," katanya.

Pihaknya berharap bahwa ke depan Khofifah bisa menjawab agar potensi daerah selayaknya bisa membawa banyak manfaat untuk daerah penghasil kekayaan alam tersebut.

Forum pertemuan dengan kiai Sampang ini dimanfaatkan Khofifah untuk memberikan pengertian dn menjelaskan tentang apa yang ditanyakan para kiai tersebut.

"Saya ingin menyampaikan fakta tentang migas Camplong, saya sudah lernah ke sana di tahun 2007, saya sudah memikirkan format mungkin bisa jadi sederhana namun mampu mengangkat derajat kiai lokal Sampang," kata Khofifah.

Yaitu kiai lokal Sampang bisa dijadikan sebagai komisaris di pengelolaan eksplorasi migas Camplong. Kiai lokal yang dimasukkan dalam jajaran komisaris diupayakan satu diabtaranya yang memiliki keahlian tentang migas.

Dengan begitu kiai akan mengetahui berapa migas yang sedang diambil dan yang tersisa. Karena kiai lokal memiliki saham di sana.

Tidak hanya itu, Khofifah juga menyampaikan tentang program Jatim Berkah yang termaktub dalam nawa bhakti satya.

"Di tahun pertama kami memiliki prioritas program untuk memberikan bisyaroh pada 10 ribu Hafidz hafidzoh. Serta juga akan memberikan bisyaroh pada imam di 41 ribu masjid di kawasn terpencil Jawa Timur," pangkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved