Berita Tuban

Kecewa Kinerja KPU, Tim Pemenangan Paslon Gusti Tuban Sebut Pilkada Jatim Aneh

Gusti di Tuban mengaku kecewa atas kinerja penyelanggara pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum KPU Provinsi Jawa Timur

Kecewa Kinerja KPU, Tim Pemenangan Paslon Gusti Tuban Sebut Pilkada Jatim Aneh
surya/ahmad zaimul haq
Pasangan Cagub Cawagub, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno 

SURYA.co.id | TUBAN - Tim pemenangan calon gubernur Jawa timur dari kubu Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno (Gusti) di Tuban mengaku kecewa atas kinerja penyelanggara pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum KPU Provinsi Jawa Timur.

Kekecewaan bukan tanpa sebab, pihak tim pemenangan Gusti menilai jika proses pemilihan gubernur Jatim tidak dipersiapkan secara matang oleh KPU Jatim.

Hal itu dapat dilihat dari kurangnya sosialisasi oleh KPU Jatim dalam mengenalkan calon gubernur.

"KPU Provinsi sangat kurang matang dalam mensosialisasikan calon, ini Pilkada Jatim yang aneh," kata Sekretaris Tim Pemenangan Gusti Tuban, Abu Cholifah kepada Surya, Sabtu (14/4/2018).

Politikus PDIP itu menjelaskan, selain dari sosialasi terhadap calon yang kurang matang, pihaknya juga menyoroti belum adanya pemasangan alat peraga kampanye (APK) resmi oleh KPU.

Sehingga ini tentu berdampak bagi calon, karena minimnya gambar pengenal para kontestan Pilkada, dalam hal ini Pilgub Jatim.

"Belum ada pemasangan APK resmi dari KPU, sampai sekarang. Makanya saya sebut Pilkada aneh," pungkasnya.

Sementara itu, pihak KPU Kabupaten Tuban saat dikonfirmasi mengenai ketersediaan APK menyatakan jika alat peraga sudah ada di kantor.

Dalam waktu dekat, KPU akan mengundang para tim pemenangan untuk menyaksikan APK dari KPU Provinsi tersebut, selanjutnya akan dipasang.

"Dalam waktu dekat kita undang, ditunggu dulu," tutup Ketua KPU Kabupaten Tuban, Kasmuri.

Berikut jumlah detail mengenai APK yang sudah ada di KPU Tuban. Baliho ada 10 buah per kabupaten, masing-masing 5 buah per paslon.

Untuk umbul-umbul ada 20 buah per kecamatan, tiap-tiap calon mendapat 10 buah. Sedangkan untuk spanduk ada 4 buah per desa, per calon mendapat 2 buah.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help