Berita Sidoarjo

Melihat Aktivitas Siswa Yussar Equestrian School di Sidoarjo, Berkuda Itu Keren

Di Sidoarjo ada sekolah khusus joki tunggangan (ekuestrian) yang diprakarsai pemuda Kota Delta, Zahlul Yussar.

Melihat Aktivitas Siswa Yussar Equestrian School di Sidoarjo, Berkuda Itu Keren
surya/irwan syairwan
Zahlul Yussar (tengah), pendiri Yussar Equestrian School Sidoarjo bersama siswanya Patricia Adilah Bintang Septiara (kiri) dan Paulus Adatha Berkah Sadewa (kanan). Foto insert sebelah kanan, Patricia 

Sama seperti anjing, kuda menjadi sahabat manusia sejak lama. Namun, memelihara kuda di Indonesia tak sepopuler seperti di luar negeri.

SURYA.co.id | SIDOARJO - Di Sidoarjo ada sekolah khusus joki tunggangan (ekuestrian) yang diprakarsai pemuda Kota Delta, Zahlul Yussar. Bagi Yussar, berkuda merupakan hal yang membahagiakan dirinya.

"Orang yang mencintai hobinya pasti bahagia jika menggelutinya. Untuk saya hanya berkuda," kata Yussar.

Pemuda 20 tahun asal Tanggulangin ini memiliki enam ekor kuda khusus ekuestrian. Kuda-kudanya itu juga dijadikan sebagai kuda tunggangan di sekolah Yussar Equestrian School (YES) di Balongdowo, Candi.

Yussar terpikir membuat sekolah berkuda karena olahraga ini masih jarang diminati. Di samping ada anggapan memelihara kuda hanya hobi untuk orang kaya, budaya berkuda di Indonesia dan Jatim khususnya masih minim.

Kendati demikian, murid-muridnya cukup banyak, hampir menembus ratusan siswa. Murid-muridnya ini berasal dari segala rentang usia, berbagai jenis kelamin, dan berbagai daerah.

Zahlul Yussar (kanan) pendiri Yussar Equestrian School Sidoarjo bersama siswanya
Zahlul Yussar (kanan) pendiri Yussar Equestrian School Sidoarjo bersama siswanya (surya/irwan syairwan)

Murid-murid YES biasa berlatih pada Kamis, Sabtu, dan Minggu, sore. Yussar dan beberapa pelatih kuda professional bakal membimbing para siswa menunggang.

Yussar mengungkapkan alasannya membuat sekolah berkuda ini untuk menumbuhkan olahraga ini.

"Saya ingin menghilangkan anggapan berkuda itu hanya untuk orang-orang kaya. Berkuda bisa dilakukan siapa saja dan tak harus punya kuda," sambungnya.

Awal dirinya jatuh cinta terhadap kuda sudah sejak kecil. Tiap liburan sekolah, Yussar kerap menginap di vila keluarga di daerah Trawas, Mojokerto.

Halaman
1234
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help