Citizen Reporter

Lupa Cara Menulis dan Mengirim Surat?

Kapan kali terakhir menulis surat, menempelkan prangko, dan memasukkan ke dalam kotak surat? Itu menjadi aktivitas langka bagi sebagian anak muda.

Lupa Cara Menulis dan Mengirim Surat?
ist

Lancar dan mudahnya berinteraksi dengan Whatsapp, Line, Facebook, e-mail, telegram, dan sejenisnya kian lama kian memupus tradisi berkirim surat.

Siswa sudah hampir tidak mengenal lagi dunia surat-menyurat berprangko. Apalagi datang ke kantor pos, untuk mengetahui lokasi dan namanya saja mereka kurang tertarik.

Gambaran itu terjadi ketika siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya diajak untuk berkorespondensi melalui surat serta mengunjungi Kantor Pos Jagir, Surabaya, Senin (9/4/2018). Kegiatan itu merupakan salah satu dari bagian pembelajaran luar kelas. Kali ini dilakukan di kelas mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Sebelum berkorespondensi dan mengunjungi kantor pos yang letaknya sekitar 200 meter dari sekolah, guru mula-mula menugasi mereka untuk menulis surat kepada teman sebangku. Isinya beragam. Ada yang hanya sekadar menanyakan kesehatan orang tua yang usai sakit, pengalaman liburan di desa, atau sekadar berbagi pengalaman menarik kepada temannya.

Ketika tiba di kantor pos, banyak siswa yang bingung ketika proses penulisan alamat surat, pemasangan prangko, hingga memasukkan ke dalam kotak surat. Mereka bingung di mana menempelkan prangko sampai ada yang lupa menanyakan nomor kode pos kepada orang tuanya.

Petugas kantor pos yang sedang bertugas dengan tanggap membantu permasalahan siswa hingga surat yang akan dikirim siswa rampung dimasukkan ke dalam kantor pos.

Di tengah aktivitas pembelajaran di kantor pos, ada siswa bertanya, "Apa guna prangko?"

Petugas kantor pos yang mendengar pertanyaan itu menerangkan dengan singkat. Salah satu fungsi prangko adalah tanda pengganti biaya pengiriman surat.

“Prangko ini seolah menjadi bukti bahwa kalian telah melakukan pembayaran biaya pengiriman surat,” jawab Edy, petugas kantor pos.

Tiara Rahma Devina, siswa kelas 7B, baru pertama mengirim surat di kantor pos. Meski sempat bingung, dia bisa menyelesaikan tugas.

Halaman
12
Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help