Surya/

Bayi Laki-laki Ganteng Usia 7 Hari Ini Dibuang di Teras Rumah Warga

Polisi memburu orangtua yang tega membuang bayi berusia 7 hari di teras sebuah rumah di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Bayi Laki-laki Ganteng Usia 7 Hari  Ini Dibuang di Teras Rumah Warga
ISTIMEWA
Bayi yang dibuang di teras rumah warga di Tasikmalaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

SURYA.CO.ID, TASIKMALAYA - Polisi memburu orangtua yang tega membuang bayi berusia 7 hari di teras sebuah rumah di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kondisi bayi itu sehat dan masih dalam perawatan di rumah sakit.

Warga Kampung Gandok, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, digemparkan penemuan bayi yang diletakkan begitu saja di teras rumah seorang warga.

Menurut warga setempat, bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia tujuh hari itu ditemukan pada Rabu (11/4/2018) sekitar pukul 19.30.

Imas (50) warga setempat mengatakan, ia awalnya tidak menyadari ada yang meletakkan sesosok bayi di teras rumah tetangganya, namun sebelum kejadian ia melihat ada dua orang yang gerak-geriknya mencurigakan.

"Kirain tamu yang hendak ke rumah Pak Tuteng (lokasi penemuan bayi), dua orang menggunakan motor  satu orang menunggu di motor," kata Imas, Jumat (13/4/2018) pagi.

Menurut Imas, saat bayi itu ditemukan, di sampingnya terdapat kantong kresek warna hitam yang saat dicek ternyata perlengakapan bayi.

Kapolsek Singaparna, Kompol Budiman membenarkan adanya penemuan bayi laki-laki yang diletakan di lantai depan rumah warga tersebut.

Polisi menduga ada unsur kesengajaaan dari orang tua sang bayi malang tersebut.

Dia mengatakan saat ditemukan sang bayi dalam keadaan sehat dan langsung diserahkan ke Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama (RS SMC) untuk mendapatkan perawatan.

 "Saat ditemukan bayi itu sehat, saat ini dalam perawatan tenaga medis di Rumah sakit SMC," katanya.

Sampai saat ini, Kata Kompol Budimam, pihaknya tengah menyelidiki pelaku yang tidak bertanggung jawab membuang bayi berwajah ganteng tersebut. 

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help