Surya/

Berita Jember

Atasi Persoalan Air Bersih, Bupati Jember Gagas Satu Rumah Satu PAM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menargetkan, dalam tiga tahun menatang warga Kabupaten Jember akan mendapatkan program Satu Rumah Satu PAM.

Atasi Persoalan Air Bersih, Bupati Jember Gagas Satu Rumah Satu PAM
surabaya.tribunnews.com/erwin wicaksono
Bupati Jember, dr. HJ. Faida, MMR saat menghadiri Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang dihadiri oleh anggota Komisi 9 DPR RI, Ayub Khan, Dinkes, Dirut Rsd, dan mahasiswa Polteknik Kesehatan (Poltekes) Jember, di aula Poltekes. Kamis (12/4/2018) 

SURYA.co.id | JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menargetkan, dalam tiga tahun menatang warga Kabupaten Jember akan mendapatkan program Satu Rumah Satu PAM.

"Kami tidak ingin warga yang hidup di Kabupaten Jember ini kekurangan air bersih," terang Bupati Jember, Faida saat acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang dihadiri oleh anggota Komisi 9 DPR RI, Ayub Khan, Dinkes, Dirut RSD, dan mahasiswa Polteknik Kesehatan (Poltekes) Jember, di aula Poltekes setempat, Kamis (12/4/2018).

Pada 2021, Faida ingin akses kebutuhan air bersih untuk masyarakat Jember dapat benar-benar terealisasi.

Namun pada tahun depan, Faida menargetkan program Satu Rumah Satu Pam rampung untuk masyarakat wilayah perkotaan terlebih dahulu dan berikutnya menuntaskan untuk wilayah pedesaan.

"Soal itu, kami sudah menugaskan Dirut PDAM Kabupaten Jember setelah mengikuti open biding untuk menyelesaikan program Satu Rumah Satu Desa ini. Jika tidak bisa menyelesaikannya, maka kami akan suruh kembali lagi untuk mengikuti open biding lagi, "tambahnya.

Bupati yang sekaligus menjadi dokter itu mengatakan, saat musim kemarau tiba, pihaknya tidak ingin terjadi, para santri yang hidup di dalan Pondok Pesantren berbondong - bondong mencari air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari. Dimuat dalam sebuah kendaraan truk dengan tujuan hanya untuk mencari air bersih

"Apalagi pada musim kemarau. Saya tidak ingin Jember sampai kurang air bersih. Jember juga banyak pondok pesantrennya ya saya wanti-wanti, saya gak ingin anak-anak pondok cari air bersih susah-susah" pungkasnya. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help