Berita Jember

Terkait Potensi Konflik Pertanahan di Masyarakat, Dirjen Agraria Sarankan Hal seperti ini

Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional, Rabu (11/4/2018) melakukan kunjungan kerja di Jember.

Terkait Potensi Konflik Pertanahan di Masyarakat, Dirjen Agraria Sarankan Hal seperti ini
surya/erwin wicaksono
Dirjen Penataan Agraria HS Muhammad Ikhsan memberikan sambutan dalam kunjungannya di Kabupaten Jember, Rabu (11/4/2018). 

SURYA.CO.ID | JEMBER - Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional, Rabu (11/4/2018) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Jember.

Kementerian berharap Jember dapat dijadikan sebagai pilot project program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sebanyak 50 ribu bidang tanah harus disertifikasi dan diharapkan tahun depan meningkat sampai 70ribu program tersebut didukung oleh APBD 2018.

"Kalau tahun ini 50 ribu bidang, maka tahun berikutnya bisa sampai 70 ribu bidang tanah disertifikasi" Dirjen Penataan Agraria HS Muhammad Ikhsan.

Menurutnya, hal tersebut merupakan momentum reformasi agraria untuk kepentingan masyarakat. Pemerataan ekonomi dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat adalah indikatornya.

Reforma agraria yang sekarang dibangun,dinyatakan sukses apabila pemerataan ekonomi tingkat kesejahteraan masyarakat mulai meningkat.

Menanggapi kemungkinan timbulnya konflik dalam pengurusan tanah, M Ikhsan mempunyai tips untuk mengatasi itu.

"Jika timbul persoalan konflik lahan dengan masyarakat itu bisa diselesaikan dengan kekeluargaan, diberikan kepastian,dan kemudian diberikan akses untuk pendampingan rakyat, juga ada pembinaan untuk rakyat, bagaimana sertifikat memberikan kepastian dan kesejahteraan pada masyarakat," ujarnya

M Ikhsan juga meminta jajaran BPN Kabupaten Jember untuk benar- benar memanfaatkan sesuai dengan peruntukan anggaran yang disampaikan Bupati.

"Hati hati ya, jangan ragu mengembalikan anggaran jika ada kendala agar tidak menjadi bumerang sendiri" pungkasnya. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help