Berita Pasuruan

Pemuda Pasuruan Laporkan Sukmawati Sukarnoputri ke Polisi Terkait Puisi 'Ibu Indonesia'

Pria 23 tahun ini didampingi rekannya itu melaporkan Sukmawati atas dugaan penistaan agama melalui puisi Ibu Indonesia yang sempat dibacakannya

Pemuda Pasuruan Laporkan Sukmawati Sukarnoputri ke Polisi Terkait Puisi 'Ibu Indonesia'
surya/galih lintartika
Muhammad Sadidul Bayat, warga Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, laporkan Sukmawati Sukarnoputri ke Mapolres Pasuruan 

SURYA.co.id | PASURUAN - Muhammad Sadidul Bayat, warga Pohjentrek Kabupaten Pasuruan secara resmi melaporkan anak proklamator Indonesia, Soekarno, Diah Mutiara Sukmawati Sukarnoputri ke Mapolres Pasuruan, Rabu (11/4/2018) pagi.

Pria 23 tahun ini didampingi rekannya itu melaporkan Sukmawati atas dugaan penistaan agama melalui puisi Ibu Indonesia yang sempat dibacakannya dalam acara Anna Avantie beberapa waktu lalu di Jakarta.

Laporan ini sudah diterima polisi dan tertuang dalam laporan polisi nomor : 58/IV/2018/Jatim/ResPas, tg 10 april 2018 perkara dugaan tindak pidana penistaan terhadap agama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156 A KUHP.

Dia menjelaskan, puisi yang dibuat dan dibacakan Sukmawati ini sudah mencederai.

Dia sudah jelas membandingkan suara kidung dengan adzan.

Bagi dia, ini tidak bisa dibiarkan. Ia meminta polisi untuk menindaklanjuti kasus ini.

"Puisi yang berbunyi "suara kidung ibu indonesia sangatlah elok lebih merdu dari alunan adzanmu" pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di indonesia. Ini sudah jelas menghina agama," katanya.

Dalam laporannya ini, pelapor menyerahkan barang bukti berupa satu buah CD warna putih, satu lembar kertas berisi kutipan dari internet dan YouTube.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan ini dan akan ditindaklanjuti.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved