Berita Sidoarjo

Kasus Pemerasan di Buduran, Jaksa Pertimbangkan Adanya Dugaan Kriminalisasi

Masukan dari pengurus Ansor dan Banser Sidoarjo menjadi pertimbangan serius Kejari Sidoarjo dalam penanganan dugaan pemerasan di Buduran.

Kasus Pemerasan di Buduran, Jaksa Pertimbangkan Adanya Dugaan Kriminalisasi
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Kasi Pidum Kejari Sidoarjo, I Wayan Sumertayasa 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Masukan dari sejumlah pengurus Ansor dan Banser Sidoarjo menjadi pertimbangan serius Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo dalam penanganan kasus dugaan pemerasan di Buduran.

Menurut Kasi Pidum Kejari Sidoarjo, I Wayan Sumertayasa, fakta-fakta yang disampaikan para pengurus Ansor tersebut sangat penting bagi pihaknya.

"Kami berpesan agar terus memberi masukan ke kami seputar kasus itu. Hal tersebut sangat penting bagi kami dalam menangani kasusnya nanti," kata Wayan usia menemui sejumlah pengurus Ansor di kantornya, Rabu (11/4/2018).

Menurut dia, sekarang ini Kejari sudah menerima SPDP (surat pemberitahuan dimulainya penyidikan) dari Polsek Buduran.

"Dan kami juga sudah siapkan dua jaksa untuk menjadi JPU-nya," sambung Wayan.

Karena baru SPDP, dirinya belum bisa berbuat banyak. Baru nanti setelah menerima pelimpahan tahap I, pihak kejaksaan mulai bisa meneliti syarat formil maupun materiilnya.

"Terkait dugaan adanya rekayasa, kriminalisasi dan sebagainya seperti yang diceritakan tersebut, nanti akan kami cek ketika pelimpahan tahap 1," janjinya.

Dalam pemeriksaan itu nanti, jika berkas dirasa kurang atau belum lengkap maka berkas akan dikembalikan ke penyidik dengan petunjuk agar dilengkapi lagi.

Berulang kali Wayan meminta, pengurus Ansor maupun Banser yang terus mengawal kasus ini supaya selalu intens memberi informasi dan kordinasi dengan pihak kejaksaan. Harapannya, ketika ada keganjilan-keganjilan bisa diantisipasi sejak awal.

Baca: Terkait Tahanan Polisi Meninggal, Giliran Kejari Sidoarjo Digeruduk Puluhan Banser dan Pemuda Ansor

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help