Berita Surabaya

Berbekal Seragam, Dua Mantan Sopir Taksi di Surabaya Leluasa Beraksi Curi Motor

Berbekal seragam lawas dari tempat mereka dulu kerja, dua sopir taksi di Surabaya leluasa beraksi mencuri motor. Inilah akhir sepak terjang mereka..

Berbekal Seragam, Dua Mantan Sopir Taksi di Surabaya Leluasa Beraksi Curi Motor
surabaya.tribunnews.com/fatkhul alami
Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo (kiri) menginterogasi dua pelaku pencurian motor, Senin (9/4/2018). Keduanya beraksi dengan berpura-pura sebagai sopir taksi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Agung Priyanto (40) dan Prayogi Nugroho (31) hanya bisa menurut saja ketika ditangkap Unit Reskrim Polsek tegalsari Surabaya.

Kedua warga asal Jl Sidoyoso Wetan dan Jl Sidoyoso II Surabaya ini diringkus lantaran keterlibatannya mencuri motor.

Kapolsek Tegalsari Surabaya, Kompol David Triyo Prasojo menjelaskan, kedua tersangka ini merupakan mantan sopir taksi. Mereka menyaru dan memakai seragam karyawan taksi saat beraksi.

“Kedua pelaku leluasa keluar masuk area parkir. Dengan berbekal kunci T, mereka mencuri sepeda motor,” kata David, Senin (9/4/2018).

Menurut David, hasil pencurian oleh kedua tersangka ini dijual kepada orang tidak dikenal seharga Rp 1 juta di sekitar makam Rangkah Surabaya. Hasil penjualan kemudian mereka bagi.

Tersangka mengaku, mencuri sepeda motor lantaran memiliki utang yang haris segera dibayar. Mereka sudah melakukan pencurian motor sebanyak dua kali di prkiran Darmo Kali dan Platuk Surabaya.

Agung Priyanto, salah satu tersangka mengaku, terpaksa melakukan pencurian karena jengkel dengan manajemen taksi. Ditambah lagi, dirinya harus membayar utang di Koperasi taksi tempatnya dulu bekerja.

“Saya punya hutang di Koperasi dan saat itu sudah tidak bekerja lagi,” ucap Agung.

Kini kedua tersangka sudah dijebloskan ke sel tahanan Polsek Tegalsari. Mereka bakal dikenai Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Baca: Empat Pencuri yang Nyaru Petugas PDAM Sudah Kuras Rp 872 Juta Dari Para Korbannya

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help