Berita Tuban

Syarat Yang Harus Dipenuhi Jika RSUD Tambah Hemodialisis Untuk Cuci Darah Pengidap Hepatitis

Untuk menambah Hemodialisis yang digunakan cuci darah bagi pengidap Hepatitis juga tidak asal, namun ada aturan atau prosedur.

Syarat Yang Harus Dipenuhi Jika RSUD Tambah Hemodialisis Untuk Cuci Darah Pengidap Hepatitis
SURYAOnline/M. Sudarsono
RSUD Dr Koesma Tuban 

SURYA.co.id | TUBAN - RSUD Dr Koesma Tuban belum memiliki alat cuci darah (Hemodialisis), yang dikhususkan bagi penderita gagal ginjal pengidap Hepatitis.

Saat ini, rumah sakit milik Pemkab itu hanya melayani cuci darah gagal ginjal biasa, dengan kepemilikan sembilan Hemodialisis.

Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, Saiful Hadi mengatakan, target kepemilikan Hemodialisis rumah sakit adalah 18 unit. Sedangkan saat ini hanya ada sembilan.

Untuk menambah Hemodialisis yang digunakan cuci darah bagi pengidap Hepatitis juga tidak asal, namun ada aturan atau prosedur.

"Ada empat aturan atau syarat yang harus dilakukan, jadi tidak boleh kita asal beli alatnya," ujar Saiful kepada Surya, Sabtu (7/4/2018).

Lanjut dia menjelaskan, empat prosedur yang harus dilakukan adalah ketersediaan tempat atau ruang isolasi khusus, air yang bersih, izin dari Perkumpulan Nefrologi Indonesia (Pernefri), dan Reverse osmosis (Osmosis terbalik).

Keempat prosedur itu harus dijalankan, jika memang RSUD akan menambah Hemodialisis untuk cuci darah bagi pengidap Hepatitis.

"Kalau kita ingin secepatnya punya, agar warga Tuban yang Hepatitis bisa cuci darah tanpa harus keluar kota," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved