Surya/

Berita Banyuwangi

Pabrik Kereta Api BUMN Dibangun Akhir Tahun di Banyuwangi

Menteri BUMN, Rini Soemarno‎, menyatakan pabrik kereta api diupayakan mulai dibangun tahun ini.

Pabrik Kereta Api BUMN Dibangun Akhir Tahun di Banyuwangi
surya/haoorahman
Rini Soemarno saat melihat Mal Pelayanan Publik Banyuwangi.‎ 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pembangunan pabrik kereta api di Banyuwangi milik PT Industri Kereta Api (INKA), akan dimulai akhir 2018.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih kepada BUMN yang ikut menggerakkan ekonomi Banyuwangi, termasuk dengan pendirian pabrik kereta api.

“Kolaborasi BUMN dan pemerintah daerah telah meningkatkan skala ekonomi warga,” kata Anas, Sabtu (7/4/2018).

Menteri BUMN, Rini Soemarno‎, menyatakan pabrik kereta api diupayakan mulai dibangun tahun ini.

"INKA terus mendapat pesanan, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor. Maka kami sekarang sedang kebut persiapan bangun pabrik baru di Banyuwangi,” ujar Rini.

Saat ini, kata dia, proses penyiapan lahan pabrik sedang dirampungkan dengan menggunakan kawasan milik PT Perkebunan Nusantara XII di Banyuwangi.

"Kami sedang rapat-rapat selesaikan lahannya. Mohon doanya, sebelum akhir 2018 ini groundbreaking," kata Rini.

Menurut Rini, Banyuwangi dipilih sebagai lokasi pabrik INKA karena lokasi yang strategis, serta perkembangan daerah yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Di sini dekat dengan jalur rel kereta, pelabuhan, kita juga sedang bangun jalan tol. Kita akan memperbanyak aktivitas ekonomi di Banyuwangi," kata Rini.

Banyuwangi juga dinilai sebagai tempat yang nyaman.

Selain aksesibilitasnya yang mudah, suasana daerahnya juga cocok untuk tempat tinggal para ahli perkeretaapian.

"Pabrik ini kan butuh insinyur-insinyur yang qualified. Dengan tinggal di daerah yang nyaman ini kami harap akan menambah semangat mereka untuk menghasilkan karya terbaik," kata Rini.

Selama di Banyuwangi, Menteri Rini juga mengunjungi Mal Pelayanan Publik Banyuwangi, sebuah mal yang mengintegrasikan 162 pelayanan publik dan perizinan dalam satu atap.

Rini berkeliling ke sejumlah loket pelayanan.

"Ini bagus, tidak hanya layanan perizinan dan pengurusan surat dari pemerintah daerah, namun juga ada layanan dari Kementerian Agama, kepolisian, BPJS, dan pengurusan pajak. Ini contoh yang baik, persis seperti apa yang diminta Bapak Presiden kepada daerah untuk meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help