Citizen Reporter

Balok Baca Ini untuk Memaksa Orang Membaca

Memaksa orang tua membaca, mana mungkin? Itu bisa dilakukan jika melalui anak. Kalau anak minta dibacakan buku, berarti orang tua harus membaca.

Balok Baca Ini untuk Memaksa Orang Membaca
ist

Indonesia menempati urutan ke-60 dari 61 negara dalam minat membaca berdasar studi dari Central Connecticut State University pada 2016. Itu tidak jauh berbeda dengan data dari UNESCO. Persentase minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01 persen atau 1 berbanding 10.000 pada 2016.

Dalam rangka Sosialisasi Gerakan Nasional Membaca Buku, Sabtu (24/3/2018) bertempat di Aula PAUD Ananda Gurah Kabupaten Kediri mengadakan Pertemuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) dengan membuat bahan bacaan yaitu balok baca dari kain flanel. Kegiatan yang diikuti sekitar 180 orang tua wali dan siswa PAUD Ananda Gurah ini cukup unik.

Masing-masing orang tua wali diberi kain flanel dan alat menjahit. Instruktur kegiatan menjelaskan prosedur pembuatan balok baca yang diawali dengan membuat pola huruf, menggunting dan menjahitnya. Huruf per huruf dirangkai sehingga menjadi kata. Kata per kata dirangkai dan menjadi kalimat. Semua dikerjakan bersama.

Bukan hanya ibu wali murid saja yang antusias, bapak-bapak juga turut serta mendampingi anaknya dalam membuat balok baca ini.

Di akhir kegiatan semua karya orang tua siswa dikumpulkan ke panitia dan ada reward untuk karya terbaik. Itu tentu dengan kewajiban anak membaca karyanya. Eh jangan lupa, anak PAUD kan kemampuan membacanya terbatas, tetapi mereka antusias membaca balok baca tersebut. Memang menarik.

Aftika Mahanani, Kepala PAUD Ananda menjelaskan, kegiatan itu sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran membaca pada anak dan orang tuanya. “Ketika anak-anak dengan terbata-bata tetap berusaha membaca huruf per huruf, pasti orang tua akan tersentuh bahwa membaca merupakan kewajiban. Bukan hanya pelajar, tetapi semuanya,” jelasnya.

Sunandar
Pegiat Pendidikan di PAUD dan SDI Ananda Kediri

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help