Advertorial

Bazar Blitar Djadoel Sebagai Ajang Melestarikan Jajanan dan Kerajinan Khas Blitar

Bazar Blitar Djadoel digelar untuk melestarikan budaya dan bermacam jajanan tradisional serta kerajinan di Kota Blitar

Bazar Blitar Djadoel Sebagai Ajang Melestarikan Jajanan dan Kerajinan Khas Blitar
surya/samsul hadi
Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar memotong pita sebagai tanda dibukanya Bazar Blitar Djadoel di Alun-alun, Rabu (4/4). Wali Kota menerima cinderamata dari pemilik stand di Bazar Blitar Djadoel. 

SURYA.co.id | BLITAR - Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar, membuka acara Bazar Blitar Djadoel di Alun-alun, Rabu (4/4/2018) sore. Bazar Blitar Djadoel ini merupakan acara tahunan untuk memperingati Hari Jadi Kota Blitar.

Acara Bazar Blitar Djadoel untuk memperingati Hari Jadi ke-112 Kota Blitar ini sudah yang kedelapan kalinya. Acara ini diselenggarakan selama lima hari mulai Rabu (4/4) sampai Minggu (8/4).

Suasana pembukaan Bazar Blitar Djadoel berlangsung meriah. Para pejabat Pemkot Blitar, pegawai negeri sipil, dan tamu undangan yang hadir dalam acara pembukaan semua mengenakan pakaian jaman dulu (jadul).

Samanhudi Anwar yang membuka acara itu terlihat mengenakan pakaian khas Madura. Samanhudi memakai kaus garis-garis merah dan putih serta mengenakan celana komboran sepertiga. Dia juga mengenakan udeng atau ikat kepala.

Bazar Blitar Djadoel kali ini diikuti sekitar 150 peserta dari perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Blitar, kelompok masyarakat, perbankan, sekolah, dan BUMD. Selain itu, juga terdapat beberapa perwakilan peserta dari luar kota.

Para peserta memamerkan berbagai jajanan tradisional dan produk kerajinan khas Blitar. Mulai es pleret, arum manis, es drop, pecel, dan jajanan tradisional lainnya. Selain itu, para peserta juga memamerkan kerajinan khas Blitar, seperti tas batok, jimbe, dan batik.

Stan pameran kuga dikemas model jaman dulu. Atap stan menggunakan bahan daun tebu kering. Sebagain dinding stan berbahan kayu dan anyaman bambu.

Penunggu stan juga mengenakan pakaian jaman dulu. Penonton yang datang ke lokasi seakan dibawa bernostalgia ke jaman tempo dulu.

Usai memotong pita tanda dibukanya Bazar Blitar Djadoel, Samanhudi Anwar didampingi Wakil Wali Kota Blitar Santoso dan Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, berjalan keliling melihat stan peserta. Wali Kota bersama rombongan terlihat manghampiri satu per satu stan pameran.

Samanhudi mengatakan acara Bazar Blitar Djadoel diselenggarakan memang untuk mengenang masa lalu di Kota Blitar. Masyarakat disuguhi berbagai macam jajanan tradisional dan kerajinan khas Blitar pada jaman dulu. Suasana di lokasi juga dikemas seperti tempo dulu.

"Saat merayakan hari jadi Kota Blitar, kami ingin mengajak masyarakat bernostalgia mengenang masa lalu di Bazar Blitar Djadoel," kata Samanhudi.

Selain itu, acara Bazar Blitar Djadoel juga untuk melestarikan budaya dan bermacam jajanan tradisional serta kerajinan di Kota Blitar. Para generasi muda agar tetap tahu dengan budaya, jajanan tradisional, dan kerajinan khas Blitar pada masa lalu.

"Acara ini juga sebagai ajang promosi bagi para pelaku usaha di Kota Blitar. Kami berharap acara ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help