Lifestyle

Waspada Gunakan Hidrokinon untuk Kesehatan Kulit, ini Efek Samping Jangka Pendek dan Panjangnya

Waspada dalam menggunakan obat kosmetik, terutama obat kecantikan yang mengandung hidrokinon.

Waspada Gunakan Hidrokinon untuk Kesehatan Kulit, ini Efek Samping Jangka Pendek dan Panjangnya
surya/pipit maulidiyah
Ilustrasi seorang dokter memeriksa kondisi kulit wajah pasiennya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Waspada dalam menggunakan obat kosmetik, terutama obat kecantikan yang mengandung hidrokinon.

Pasalnya, jika digunakan secara berlebihan berdampak pada kesehatan kulit. Efek sampingnya akan terlihat 20 tahun kedepan. Di antaranya efek jangka panjang tersebut adalah Leukoderma Kontak dan Okronis Eksogen.

"Efek jangka pendeknya kulit terasa terbakar dan menjadi merah dengan konsentrasi Hidrokinon 4 persen," tutur dr. Ellen Sidowati, Sp.KK Dermatologist & Aesthetic Consultant Skin A.

Ellen sapaan akrabnya menambahkan, Hidrokinon hanya boleh digunakan dengan konsentrasi 2-4 persen.

"Tidak boleh sembarangan, hanya boleh digunakan atas saran dokter," tegasnya.

Sebab, menurut Ellen, jika Hidrokinon dirasa mampu untuk menyelesaikan masalah kulit seperti vleg dan kusam, para wanita akan menggunakannya terus menerus.

"Kalau sudah memudar mereka akan menggunakannya terus, padahal ada efek samping yang harus diterima," ujar Ellen.

Selain itu, Hidrokinon juga terdapat pada alat cetak cuci foto. Namun, bentuknya berbeda. Hidrokinon pada kosmetik, biasanya berbentuk krim dan hanya digunakan pada wajah.

"Penggunaan Hidrokinon untuk menekan atau menghambat enzim tironase, supaya melaminya tidak banyak keluar," ucapnya.

Ella menerangkan, jika Hidrokinon digunakan terus-menerus akan mengakibatkan pigmen kulit akan hilang dan tidak diproduksi (Leukoderma Kontak), atau pigmennya terjebak di bagian bawah kulit (Okronosis Eksogen).

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help