Properti

Dongkrak Pertumbuhan KPR dan KPA, MNC Bank Gandeng Intiland

MNC Bank melanjutkan kerjasama dengan entitas anak dari Intiland Development untuk memacu pertumbuhan KPR dan KPA.

Dongkrak Pertumbuhan KPR dan KPA, MNC Bank Gandeng Intiland
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Direktur Utama MNC Bank Benny Purnomo (kiri) bersama Wakil Direktur Utama Intiland Sinarto Dharmawan (kanan) menunjukan dokumen kesepakatan kerja sama di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/4). MNC Bank dan Intiland menjalin kerja sama mengenai kepemilikan properti yang diharapkan kedua belah pihak saling mendukung dalam memberikan program KPR/KPA. 

Hal tersebut tentunya membuka prospek kerjasama selanjutnya antara MNC Bank dengan Intiland Group.

Selain itu, dengan posisi Intiland Group sebagai 3 besar penguasa land bank (lahan yang belum dikembangkan dan telah diakuisisi) di Indonesia, Sinarto yakin dapat menjadi mitra kerjasama yang bernilai bagi MNC Bank.

Terkait kredit sektor properti MNC Bank di tahun 2017 menunjukkan kinerja yang baik. Pada tahun 2017, total portofolio Mortgage sebesar Rp1,68 triliun, meningkat 54 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp1,1 trilun.

Kredit baru yang diberikan senilai Rp 853 miliar di tahun 2017 atau naik 87 persen dari kredit baru tahun 2016.

"Hal tersebut, selain ditopang dengan strategi penjualan yang baik, juga didukung oleh kemitraan dengan berbagai developer dan agen pemasar properti," jelas Benny.

Selain itu, MNC Bank pada 2017 juga meluncurkan aplikasi punya rumah, suatu aplikasi mobile dengan dukungan augmented reality yang memudahkan masyarakat mencari properti yang ideal.

“Jalinan kerjasama yang baik dengan Intiland ini kami harap terus berlanjut kedepannya, dan dapat berkontribusi terhadap target pertumbuhan kredit MNC Bank di kisaran 10 hingga 12 persen," ungkap Benny.

Saat ini kucuran kredit konsumer di MNC Bank per bulan antara Rp 70 miliar hingga Rp 80 miliar. Optimisme MNC Bank terhadap pasar konsumer ditargetkan di semester II bisa menaikkan alokasi dana untuk kredit konsumer hingga Rp 100 miliar per bulan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved