Liputan Khusus

Kemenag Luncurkan Aplikasi Umrah Cerdas, Ini yang Bisa 'Diintip' di Sana

Kemenag, kata Mahsun, juga sudah menyiapkan aplikasi Umrah Cerdas yang dapat diunduh melalui play store.

Kemenag Luncurkan Aplikasi Umrah Cerdas, Ini yang Bisa 'Diintip' di Sana
kontan.co.id/istimewa
Abu Tours and Travel 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menyikapi adanya biro umrah yang nakal, Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan regulasi baru terkait penyelenggaraan ibadah umrah.

Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 8 Tahun 2018, tentang penyelenggaraan ibadah umrah.

Peraturan baru ini otomatis menggantikan aturan sebelumnya yakni PMA Nomor 18 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Kahumas Kemenag Jatim Mahsun Zain menjelaskan, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag memberlakukan regulasi baru ini untuk membenahi penyelenggaraan umrah.

“Peraturan baru ini untuk melindungi jemaah agar tidak lagi menjadi korban oleh biro travel perjalanan umroh yang nakal ,” kata Mahsun.

Dalam aturan baru ini ada sejumlah hal penting dan kewajiban bagi penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) untuk mengelola umrah dengan cara yang halal atau berbasis syariah.

Tidak ada lagi ada penjualan paket umrah menggunakan skema ponzi, sistem berjenjang, investasi bodong, dan sejenisnya yang berpotensi merugikan jemaah.

“Penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah bukanlah bisnis sebagaimana umumnya. Umrah adalah ibadah, dan pengelolaan harus berbasis syariah yang benar ,” jelasnya.

Bukan hanya itu dengan aturan baru ini, izin penyelenggaraan umrah akan diperketat.

PMA mengatur keharusan diterapkannya prinsip-prinsip syariah dalam asas penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved