Berita Pendidikan Surabaya

Besok, Siswa SMK Ikuti UNBK, meski Bukan Penentu Kelulusan Siswa Diminta Totalitas

Besok, Senin (2/4/2018) siswa SMK mengikuti UNBK. Di Jatim 1.885 lembaga SMK dengan 222.264 siswa akan mengikuti ujian tersebut.

Besok, Siswa SMK Ikuti UNBK, meski Bukan Penentu Kelulusan Siswa Diminta Totalitas
surabaya.tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman 

SURYA.co.id | SURABAYA - Besok, Senin (2/4/2018) SMK mengawali pelaksaaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMK.

Di Jatim sebanyak 1.885 lembaga SMK dengan 222.264 siswa akan mengikuti UNBK.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Saiful Rachman menegaskan, fungsi utama dari UNBK sebagai bahan evaluasi kemampuan siswa. Meski bukan menjadi penentu kelulusan, siswa tetap harus totalitas mengikuti ujian sehingga mendapat hasil yang maksimal.

Apalagi pemerintah masih menggunakan hasil UN itu untuk melihat capaian hasil belajar siswa.

“Untuk mendaftar ke perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan seperti Akpol dan Akmil, keduanya masih menggunakan nilai UN ,” tutur Saiful dikonfirmasi, Minggu (1/3/2018).

Hasil UN, lanjutnya, merupakan nilai otentik dari apa yang telah dikerjakan siswa. Sebab dari segi integritas, UN yang dilaksanakan di Jatim dipastikan terjaga.

“Karena seratus persen menggunakan UNBK. Baik SMA, MA, maupun SMK,” tandasnya.

Disinggung terkait kesiapan, Saiful menjelaskan, seluruh sekolah penyelenggara sudah cukup matang mempersiapkannya. Walaupun sempat muncul kendala di awal sinkronisasi pada H-2 UNBK, namun masalah dapat cepat teratasi.

“Proses sinkronisasi dipastikan selesai sampai malam ini. Awal-awal sinkronisasi server pusat sempat mengalami kendala tapi sekarang sudah lancar,” ungkap Saiful.

Sementara terkait pengawasan, Saiful menuturkan tidak ada ketentuan wajib yang harus diikuti sekolah.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help