Berita Magetan

Polisi Ungkap Identitas Korban Tabrak Lari di Kawedanan Magetan

Satlantas Polres Magetan mengungkap identitas korban tewas akibat tabrak lari di Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Senin (26/3)

Polisi Ungkap Identitas Korban Tabrak Lari di Kawedanan Magetan
mohammad romadoni
ilustrasi mayat korban tabrak lari 

SURYA.co.id | MAGETAN - Satlantas Polres Magetan telah mengungkap identitas korban tewas akibat tabrak lari di Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Senin (26/3/2018)

Korban itu diketahui bernama Nur Rokim, usia 40 tahun, warga Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan

"Korban yang sebelumnya dinyatakan Mr X karena tidak ditemukan identitas yang melekat, seperti KTP, SIM dan surat surat keterangan lain itu, sudah berhasil kami ketahui identitasnya, dan kemudian kami hubungi keluarganya,"kata Kasat Lantas Polres Magetan AKP Hankie Fuariputra SIK kepada Surya, Rabu (28/3/2018).

Diungkapkan AKP Hankie, Saat kejadian, korban berjalan kaki dari arah Timur (Madiun) menuju ke Magetan (Barat).

"Setelah berhasil kami ungkap identitasnya, korban kami serahkan keluarganya untuk dimakamkan di TPU desanya. Kini PR Polisi fokus mengejar pelaku tabrak lari, yang sebagian besar identitasnya sudah kami ketahui,"jelas Kasat Lantas Hankie.

Selain mendengar keterangan saksi-saksi, polisi juga menemukan grill mobil dengan logo tiga berlian yang identik dengan mobil besutan Mitsubishi motor.

"Kalau melihat grill yang kami temukan, mobil pelaku tabrak lari itu dari jenis pikap mitsubishi L300. Kami sebagian besar sudah mendapat titik terang mobil itu. Selain itu kami temukan juga bukti baru di TKP,"katanya.

Dikatakan AKP Hankie, dari bekas rem dan titik terjadinya korban ditabrak, mobil itu salah, sebagai penyebab kecelakaan. Karena korban yang berjalan dari arah Timur menuju ke Barat berada ditepi kiri atau bahu jalan.

"Mobil itu berjalan dari arah Barat ke Timur terlalu mengambil posisi ke Kanan, sehingga korban yang sudah berada ditepi, dilanggarnya. Tidak hanya itu, mobil ini juga diduga berkecepatan tinggi,"jelas AKP Hankie Fuariputra.

Sementara Bagian Forensik RSUD dr Sayidiman, Kabupaten Magetan Ariska Amir yang dikonfirmasi menyebutkan, penyebab korban tidak sadarkan diri dan mengalami koma karena adanya luka berat dibagian kepala.

"Korban masuk ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) dr Sayidiman sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri, atau koma dan sempat dirawat semalam, sebelum meninggal dunia akibat luka berat di kepalanya, Senin (26/3),"jelas Ariska Amir. (

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved