Berita Surabaya

Masih Terjadi di Surabaya, Sering Ngamuk hingga Ganggu Tetangga, Seorang Pemuda Dipasung

Dianggap mengalami keterbelakangan mental dan sering mengamuk, M Fardan Ikhsan ‘dipaksa’ hidup dipasung.

Masih Terjadi di Surabaya, Sering Ngamuk hingga Ganggu Tetangga, Seorang Pemuda Dipasung
surya/fatkhul alami
Kapolsek Tegalsari Surabaya, Kompol David Triyo Prasojo melihat kondisi Fardan yang dipasung di rumahnya, Rabu (28/3/2018). 

SURYA.co.idSURABAYA – Dianggap mengalami keterbelakangan mental dan sering mengamuk, M Fardan Ikhsan ‘dipaksa’ hidup dipasung.

Pemuda  27 tahun tinggal di Jl Kedung Kliner V, Tegalsari Surabaya ini dipasung di tempat tidur rumahnya.

Fardan dipasung dengan cara diikat kedua tangand an kakinya di tempat tidurnya oleh ibunnya, Ny Sunarti (62).

Dia ‘terpaksa’ memasung anaknya lantaran merasa resah dengan ulah anaknya.

“Dia (Fardan) sering ngamuk, memukul kaca rumah, memukul motor hinga mengejar tetangga,” aku Ny Sunarti di rumahnya, Rabu (28/3/2018).

Ny Sunarti mengaku, dirinya sudah memasung anaknya dengan cara mengikat tangan dan kakinya sela satu terakhir ini.   

“Saya terpaksa, karena kalau dilepas mengamuk dan saya takut,” ucapnya.

Warga di Jl Kedung Kliner yang merasa kasihan, akhirnya melaporkan ke Polsek Tegalsari Surabaya.

Laporan tersbeut ditindaklanjuti Polsek Tegalsari dengan terjun melihat kondisi Fardan di rumahnya, Rabu (28/3/2018).

"Ternyata benar Fardan diikat, makanya saya dan anggota ingin melihat secara langsung,” sebut Kapolsek Tegalsari Surabaya, Kompol David Triyo Prasojo.

David pun berdialog dengan Ny Sunarti terkait permasalahan hingga memasung anaknya.

Diakui Ny Sunarti, anaknya mengalami keterbelakangan mental sejak usia 5 tahun.

Melihat kondisi Fardan, lanjut David, pihaknya berencana ikut membantu meringankan beban dari Ny Sunarti. Rencananya Fardan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya.

“Saya akan membawa ke Rumah Sakit Menur, nanti juga akan berkordinasi dengan Dians terkait dari pemkot Surabaya,” jelas David.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved