Berita Magetan

Misteri Pria yang Tewas di Puncak Gunung Lawu, Temuan ini Mengungkap Hal Tak Terduga

Polisi masih berusaha mengungkap identitas pria yang tewas di puncak gunung Lawu, Minggu (25/3/2018).

Misteri Pria yang Tewas di Puncak Gunung Lawu, Temuan ini Mengungkap Hal Tak Terduga
surabaya.tribunnews.com/doni prasetyo
Polisi mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan tak bernyawa di puncak gunung Lawu. Diduga, pria itu tewas gantung diri. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Polisi masih berusaha mengungkap identitas pria yang tewas di puncak gunung Lawu, Minggu (25/3/2018).

Waka Polres Magetan Kompol Asih Dwi Yuliati menyebut jenazah berjenis kelamin laki laki itu berusia di atas 50 tahun, tanpa identitas, menggunakan pakaian kaos panjang hitam gambar tengkorak tulisan "underground", celana pendek hitam dan kaos kaki hitam.

"Korban diduga kuat meninggal karena gantung diri. Terkait identitas ini menjadi PR Polisi untuk bisa mengungkap siapa korban ini, dan ini sedang kami komunikasikan,"kata Kompol Asih kepada Surya, seusai otopsi di Cemorosewu, Senin (26/3-2018).

Saat ditemukan, terungkap bahwa pria misterius itu tewas gantung diri dengan selembar kain sarung. 

Korban yang hingga kini belum diketahui warga mana itu dinyatakan sebagai pendaki ilegal, karena tidak terdaftar dipintu masuk pendakian Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, maupun Cemorokandang, Karanyanyar, Jawa Tengah.

"Kemarin hanya dilaporkan ditemukan mayat di camp (tenda) Hargo Dalem Puncak Gunung Lawu. Kondisi bagaimana, tidak dilaporkan, namun berada di area Magetan, Jawa Timur. BPBD Kabupaten Magetan,"kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra kepada Surya, Senin (26/3-2018).

Dikatakan Fery, untuk evakuasi ini personil yang terlibat sekitar 100 personil dari BPBD Magetan, Karanganyar, Basarnas Trenggalek, dibantu relawan Paguyuban Giri Lawu (PGL) dan Anak Gunung Lawu (AGL).

"Personil evakuasi berangkat, Minggu (25/3/2018) malam. Perjalanan dari pintu masuk ke Puncak Gunung Lawu memakan waktu 6 - 8 jam dengan berjalan kaki. Tim evakuasi nenyertakan personil Polsek untuk olah TKP, dan jenazah baru pagi sekitar pukul 7.30, dibawa turun,"kata Fery.

Ketua Tim Ops Pencarian Tanpa Pertolongan Basarnas Trenggalek, Andris Dwi Prasetyo menyebut jenazah yang dievakuasi itu ditemukan dalam kondisi tergantung dengan leher terikat kain sarung.

"Mengetahu posisi korban tidak biasa, kami tidak berani mengubah TKP dan menunggu personil dari Polsek. Baru setelah dilakukan olah TKP kami menurunkan jenazah dan membawa turun ke Pos Cemorosewu,"ujar Andris yang ditemui Surya secara terpisah.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved