Surya/

Liputan Khusus

Istri Zaini, TKI Bangkalan yang Dieksekusi Mati Itu Masih Terikat Kontrak di Arab Saudi

Kini kehidupan keluarganya hanya mengandalkan kiriman uang dari ibunya yang juga bekerja di Arab Saudi.

Istri Zaini, TKI Bangkalan yang Dieksekusi Mati Itu Masih Terikat Kontrak di Arab Saudi
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Syaiful Thoriq menunjukkan foto mendiang ayahnya, Mochammad Zaini yang dieksekusi mati atas tuduhan membunuh majikannya, Abdullah bin Umar pada 2004 silam. Sementara Mustofa hanya menunduk 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Syaiful Thoriq (26), kini harus siap menjadi tulang punggung keluaga.

Sang ayah, Muchammad Zaini Misrin, TKI asal Desa Kebun, Kecamatan Socah, Bangkalan, yang dieksekusi mati di Arab Saudi pertengahan Maret 2018, sudah tidak mungkin lagi mengirim uang saban bulan seperti sebelumnya.

Kini kehidupan keluarganya hanya mengandalkan kiriman uang dari ibunya yang juga bekerja di Arab Saudi.

“Kini saya yang menjadi tulang punggung, juga umi (ibu) saya. Berdua,” kata Thoriq saat ditemui di rumahnya, tiga hari selepas kepergian sang ayah.

Sudah tiga tahun terakhir Thoriq bekerja sebagai salesman.

Kebutuhan hidup yang akan semakin berat setelah meninggalnya sang ayah membuatnya harus bekerja keras.

Pernah terbesit dalam pikirannya untuk bekerja di luar negeri. Tapi ia tak mau apabila ke Arab Saudi.

“(Karena) saya tahu kasusnya abah seperti itu,” kata pria satu anak tersebut.

Thoriq mengaku pernah menyambangi ayahnya yang dipenjara di Arab Saudi pada Desember 2017.

Saat itu ia mendapat tawaran untuk bekerja di Arab Saudi dari konsulat Indonesia di sana, namun langsung ditolaknya.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help