Berita Pendidikan Surabaya

Dindik Buat  Standart  Kelulusan SMK, Diedarkan Jelang Kelulusan, Sekolah Tak harus Samakan Nilai

Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim segera merumuskan standar kelulusan untuk siswa SMK.

Dindik Buat  Standart  Kelulusan SMK, Diedarkan Jelang Kelulusan, Sekolah Tak harus Samakan Nilai
surya/sulvi sofiana
Kadindik Jatim Saiful Rachman 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim segera merumuskan standar kelulusan untuk siswa SMK. Sebab, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SMK di Jatim memasuki hari terakhir pada Kamis (22/3/2018).

Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman menuturkan, dari segi pelaksanaan, USBN SMK telah berjalan dengan lancar. Kendati SMK belum memiliki aplikasi khusus yang disiapkan untuk sekolah sebagaimana dilakukan jenjang SMA.

“Evaluasi kita baru secara teknis. Kalau evaluasi hasil USBN baru nanti. Di situ kita bisa melihat jika hasil USBN buruk kekurangannya di siswa, guru atau soalnya terlalu sulit,” tutur Saiful, Sabtu (25/3/2018).

Sebagai penentu kelulusan, USBN diakui Saiful membutuhkan persamaan persepsi terkait standar kelulusan peserta didik sesuai prosedur operasional.

Standarisasi tidak berarti menyamakan dalam arti harus sama nilai minimalnya. Tetapi harus ada satu kesamaan standar yang akan dipakai sekolah untuk menentukan kelulusan.

“Jangan sampai persepsi pengakuannya berbeda-beda. Itu yang menyebabkan nilai ukur swasta atau negeri berbeda-beda. Jadi harus ada standar ukur yang normatif. Memberi nilai enam itu sudah benar apa tidak,” ungkap Saiful.

Persamaan persepsi terkait standar kelulusan tersebut akan dirumuskan dan diedarkan Dindik Jatim ke sekolah-sekolah.

“Saat ini kan masih baru ujian. Nanti menjelang rapat kelulusan baru kita akan edarkan,” tuturnya.

Terkait aplikasi untuk USBN, Saiful mengaku baru SMA yang bisa merancang aplikasi USBN untuk digunakan seluruh sekolah di Jatim.

Sementara SMK, karena memiliki berbagai variasi jurusan yang lebih banyak, maka aplikasi ujian diserahkan ke sekolah masing-masing. “Ke depan kami ingin ada aplikasi USBN yang nilainya langsung terekam di Dindik Jatim. Baik untuk SMA maupun SMK seperti itu,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help