Pilkada 2018

Hasil survei dari Poltracking Indonesia, Khofifah - Emil Unggul

Hasil survei dari Poltracking Indonesia terkait elektabilitas Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

Hasil survei dari Poltracking Indonesia, Khofifah - Emil Unggul
surya/fatimatuz zahroh
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar bergabung dengan ribuan anggota Muslimat NU yang berkumpul dalam acara Harlah Muslimat NU yang ke 72 Pimpinan Cabang Muslimat NU Sumenep dengan Tema Teguhkan Niat Perjuangan dan Eratkan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah, di Gedung Adi Poday Sabtu (17/3/2018). 

SURYA.co.id | Surabaya - Hasil survei dari Poltracking Indonesia terkait elektabilitas cagub dan cawagub Jawa Timur semakin membawa angin segar bagi pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

Berdasarkan hasil survei pada tanggal 6 - 11 Maret 2018 pada 1.200 responden yang dirilis hari ini di Jakarta, Minggu (18/3/2018), menempatkan pasangan Khofifah-Emil unggul dibandingkan pasangan lawan Gus Ipul - Puti Guntur dengan selisih yang cukup jauh.

Survei dengan metode stratified multistage random sampling itu menghasilkan elektabilitas pasangan Khofifah-Emil mencapai 42,4 persen.

Sedangkan untuk pasangan Gus Ipul dan Puti Guntur memiliki elektabilitas sebesar 35,8 persen.

Dan sebanyak 21,8 persen merupakan pemilih yang belum menentukan pilihan. Hasil survei tersebut memiliki margin error sebesar 2,83 persen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun survei ini menemukan bahwa dalam pertanyaan kandidat tunggal gubernur atau tidak berpasangan, Khofifah 42,6 persen lebih unggul dari Gus Ipul 39.6 perse.

Hasil survei ini cukup semakin memantapkan kekuatan pasangan Khofifah-Emil setelah dalam tiga survei lembaga swasta yang cukup credibel nasional mengeluarkan hasil yang hampir sama.

Yaitu unggul dibandingkan pasangan lawan, Gus Ipul - Puti Guntur. Tepatnya pada survei Indopoll Network, Litbang Kompas, dan The Republic Institute.

Menanggapi hasil tersebut, Cagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat diwawancara mengatakan bahwa hasil ini bisa menjadi penambah semangat bagi relawan.

"Tentu kami berharap bahwa survei Poltracking akan jadi bagian dari penyemangat relawan yang pergerakannya massive," kata Khofifah, Minggu (18/3/2018).

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help