Pilkada 2018

Belum Serahkan Surat Pemberhentian Jabatan, Tiga Kandidat Paslon Pilkada 2018 Sampang Terancam Ini

Syamsul menegaskan, bila para paslon tidak menyampaikan surat pemberhentian hingga batas waktu maksimal, gagal ikut Pilkada 2018 Sampang.

Belum Serahkan Surat Pemberhentian Jabatan, Tiga Kandidat Paslon Pilkada 2018 Sampang Terancam Ini
surya/khairul amin
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Syamsul Muarif saat memberikan keterangan pada media. 

SURYA.co.id I SAMPANG – Tiga kandidat pasangan calon (paslon) Bupati Sampang hingga saat ini belum sampaikan surat pemberhentian jabatan lamanya.

Padahal dalam peraturan KPU Nomor 3/2017, pejabat daerah yang terdaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati harus menyampaikan surat pemberhentian dari jabatan lamanya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Syamsul Muarif, membenarkan tiga pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kebupaten Sampang belum setorkan surat pemberhentian jabatan lamanya.

Disebutkan, dari tiga kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati tersebut, hanya baru terdapat satu orang saja yang melakukan hal tersebut.

"Hanya H. Abdullah Hidayat saja yang sudah menyampaikan surat tersebut, bahkan sejak awal," kata Syamsul, Senin (19/3/2018).

Syamsul menerangkan surat pemberhentian tersebut harus disampaikan selambat–lambatnya 30 hari sebelum pemungutan surat suara.

Syamsul menegaskan, bila para paslon tidak menyampaikan surat pemberhentian hingga batas waktu maksimal, akan berdampak pada gagalnya keikutsertaan para paslon pada Pilkada 2018 Sampang.

"Jelas, jika mereka tidak menyetorkan persyaratan tersebut hingga batas waktu yang ditentukan, maka pencalonan mereka akan dibatalkan," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help