Ditangkap Karena Kasus Pencurian Elpiji, Ternyata Catatan Kriminal Dua Pemuda Blitar Ini Segambreng

Penangkapan kedua tersangka perampasan motor ini justru terungkap dari kasus pencurian tabung elpiji.

Ditangkap Karena Kasus Pencurian Elpiji, Ternyata Catatan Kriminal Dua Pemuda Blitar Ini Segambreng
surabaya.tribunnews.com/Sugiyono
Ilustrasi, tersangka pencuri tabung LPG di Mapolsek Menganti, Selasa (23/5/2017). Di Blitar, Slamet Romadon (25) dan RH (16), ditangkap karena mencuri elpiji PKL, Jumat (16/3/2018). Namun pengembangan polisi ungkap banyak fakta kejahatan lain. 

SURYA.co.id | BLITAR - Petugas Satreskrim Polres Blitar Kota membekuk dua pelaku perampasan sepeda motor yang sering beraksi di wilayah Kota Blitar.

Namun, penangkapan kedua tersangka perampasan motor ini justru terungkap dari kasus pencurian tabung elpiji milik pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Serayu Kota Blitar.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Jumat (16/3/2018), mengatakan pihaknya menangkap Slamet Romadon (25) dan RH (16). Keduanya tercatat sebagai warga Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

"Salah satu pelaku berstatus pelajar SMA," kata Heri.

Penangkapan kedua pelaku justru berdasarkan laporan soal pencurian tabung elpiji milik PKL di Jl Serayu, Kota Blitar. Dari hasil penyelidikan, polisi mencurigai kedua pelaku sebagai pencurinya, yang dilanjut dengan penangkapan kedua pelaku.

Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, ternyata kasus pencurian elpiji itu mengembang. Pelaku tidak hanya mencuri tabung elpiji di satu lokasi tersebut, tapi juga mencuri tabung elpiji, televisi, dan helm di sejumlah tempat di Kota Blitar.

Tak hanya itu, kedua pelaku ternyata juga sebagai pelaku perampasan sepeda motor di wilayah Kota Blitar. Pelaku mengaku sudah beraksi di 14 lokasi selama pertengahan 2017 hingga Maret 2018 ini.

"Paling banyak mereka mencuri tabung elpiji dan helm," sambungnya.

Sedangkan terkait kasus perampasan sepeda motor, kedua pelaku sudah beraksi sebanyak empat kali. Mereka merampas sepeda motor di sekitar Pasar Dimoro, sekitar lapangan futsal Mareno di Kelurahan Bendo, di sekitar kawasan PIPP Makan Bung Karno, dan di Jl Veteran.

Baca: Cagub Emil Cukuran Rambut, Arumi Bacshin: Suami Aku Tambah Cakep Banget

Sasaran pelaku rata-rata para pengendara yang masih berstatus pelajar. Dalam aksi perampasan sepeda motor ini, pelaku menghentikan sepeda motor korban di jalan. Lalu, pelaku pura-pura menuduh korban telah melakukan pencurian. Pelaku mengajak korban ke tempat sepi. Selanjutnya, pelaku meminta sepeda motor korban.

"Salah satu modus perampasannya pelaku pura-pura kenal dengan korban. Lalu menuduh korban mencuri barang milik temannya. Kemudian pelaku mengajak korban ke tempat sepi. Setelah itu sepeda motor korban dibawa dan korban ditinggal di tengah jalan," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved