Lapor Cak

Calon TKI Menghendaki Pendaftaran Cukup Lewat HP

Para calon TKI belum sepenuhnya mengerti layanan Simmpadu PMI. Meski Disnaker mengklaim telah menguji coba layanan berbasis web itu tiga bulan.

Calon TKI Menghendaki Pendaftaran Cukup Lewat HP
surya/nuraini faiq
Calon TKI saat mendapat layanan di UPT Penempatan dan Perlindungan TKI (P2TKI) Disnaker Jatim, Kamis (15/3/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Para calon TKI  belum sepenuhnya mengerti layanan Simmpadu PMI. Meski Disnaker mengklaim telah menguji coba layanan berbasis web itu tiga bulan. 

Sebagian TKI yang lain memang sudah diarahkan mendaftar melalui online itu. Namun mereka tetap mengimpikan agar mereka bisa mendaftar lewat HP.

 "Katanya sekarang era HP android. Bisa apa saja termasuk mendaftar TKI. Selama ini saya bolak-balik rumah dan kantor Disnaker bersama PJTKI," kata Mulyani calon TKI dadi Wlingi Blitar. 

Para TKI Mereka lebih senang jika keinginan menjadi TKI itu cukup diwujudkan dengan HP di tangan.

Keinginan itu disampaikan saat mereka ditemui dan mangurus dokumen TKI di UPT Penempatan dan Perlindungan TKI (P2TKI) Jatim Disnaker Provinsi Jatim

Mulyani, bersama empat rekannya berangkat dari PJTKI Malang. Mereka hendak ke Hongkong. Biaya ke Hongkong sebenarnya Rp 15 juta. 

Namun, PJTKI meminta calon TKI itu mencicil selama bekerja di negara tujuan. Biasanya dicicil hingga lima kali. Mulyani, menuturkan semua dokumen diurusi PJTKI. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help