Berita Sumenep

586 Perusahaan di Sumenep, hanya 11 yang Bayar Upah Sesuai UMK, Pemkab Siapkan Sanksi

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep Fadillah mengakui, hingga kini masih ada perusahaan yang membayar upah karyawannya tidak sesuai UMK.

586 Perusahaan di Sumenep, hanya 11 yang Bayar Upah  Sesuai UMK, Pemkab Siapkan Sanksi
surya/khairul amin
Kepala Disnaker Sumenep, Moh. Fadillah 

SURYA.co.id I SUMENEP –  Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep Fadillah mengakui, hingga kini masih ada perusahaan yang membayar upah karyawannya tidak sesuai UMK.

“Dari 586 perusahaan yang ada di Kabupaten Sumenep, baru 11 perusahaan yang berani membayar karyawan atau pegawainya sesuai dengan UMK,” ungkap Fadillah .

Untuk meminimalisir hal tersebut, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan memberikan surat edaran lengkap termasuk Surat Keputusan terkait UMK 2018 kepada seluruh perusahaan, baik perusahaan besar atau kecil.

 “Surat edaran besaran UMK 2018 sudah kami sebar, termasuk juga kepada pekerja, sehingga pekerja tahu berapa upah yang berhak ia terima,” pungkas Fadillah.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) telah menetapkan upah minimum kabupaten (UMK) 2018 sebesar Rp.1.645.146.48 rupiah.

Moh. Fadillah menyaatakan penetapan nominal UMK tersebut menjadi acuan seluruh perusahaan untuk memberikan upah pada setiap karyawan atau pegawainya.

 “Sudah ditetapkan, ketentuan tersebut berlaku sejak 1 Januari, 2018,” terang Fadillah, Rabu (14/3/2018).

 Fadillah menambahkan, bila ditemukan perusahaan yang membayar upah tidak sesuai UMK 2018, maka perusahaan tersebut akan diberikan sanksi maupun tindakan sesuai peraturan yang berlaku.

 “Sudah saya sampaikan pada para karyawan atau pekerja, jika mereka menerima upah tidak sesuai dengan UMK yang berlaku, segera laporkan,” tegas Fadillah.

 Pengaduan tersebut bisa dilakukan di Kantor Disnaker Sumenep, berada di Jalan Lingkar Barat, Sumenep.

“Setelah menerima aduan, tim pengawas pengupahan akan langsung melakukan penyelidikan terhadap perusahaan tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved