Berita Surabaya

Taksi Online Fiktif Pakai 120 Ponsel Untuk Tarik Bonus Tiap Trip. Untung Rp 360 Juta Perbulan

Bermodal 120 unit ponsel, 5 orang di Surabaya ini jadi driver taksi online abal-abal. Keuntungan mereka tembus Rp 360 juta perbulan.

Taksi Online Fiktif Pakai 120 Ponsel Untuk Tarik Bonus Tiap Trip. Untung Rp 360 Juta Perbulan
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

Kemudian dari tersangka Juan Suseno disita ponsel dengan akun driver taksi Grab atas nama tersangka dan mobil Toyota Avanza L 1840 QU, sebuah ponsel dengan akun driver taksi Grab atas nama Arya Suseno Toyota Avanza putih L 1023 QU, sebuah ponsel dengan akun driver atas nama Angelina Susanto Nissan X-Trail, 16 buah ponsel 'pelor' yang digunakan untuk penumpang fiktif, dua lembar kartu ATM Bank CIMB Niaga atas nama Juan Suseno dan Angelina Susanto.

Baca: Usai Minum Obat Kuat, Pria Tewas Telentang di Hotel Tulungagung, Begini Reaksi Teman Wanitanya

Petugas juga menyita mobil Toyota Innova warna abu-abu metalik K 8424 LH.

Terakhir, dari tangan tersangka Maria Hanavie disita sebuah ponsel dengan akun driver atas nama Antono dan Dony, sebuah ponsel untuk driver akun atas nama Maria Hanavie, lalu 27 ponsel untuk pemesanan penumpang fiktif, kartu ATM masing-masing atas nama tersangka dan atas nama ayahnya, serta selembar kartu ATM atas nama Budi Setiawan.

Petugas juga menyita mobil Toyota Agya putih L 1636 KW atas nama Maria Hanavie.

Baca: Siswi SMP di Kediri Tewas Gantung Diri, Sempat Lakukan Hal Tak Lumrah ke Ibunya

Wadireskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara menjelaskan, sindikat ini terorganisir secara rapi. 

Kelompok ini juga diwadahi dalam grup WA bernama XERO yang didirikan sejak November 2017. Untuk memberondong bonus disiapkan 120 unit ponsel untuk pemesanan penumpang fiktif.

Adminnya adalah Maria Hanavie. Ia yang mengelola iuran dari setiap driver dalam sindikat ini. Setiap perbulannya driver diwajibkan membayar Rp 350.000 untuk Maria Hanavie.

"Dalam kelompok ini, pembiayaan service mobil dan pembelian ponsel untuk pelor yang digunakan para driver fiktif," ungkap AKBP Arman Asmara saat rilis di Bid Humas Polda Jatim, Selasa (13/3).

Halaman
1234
Tags
Grab
ponsel
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help