Pilkada 2018

Sarapan di Pasar Benowo, Gus Ipul Suapi Pedagang Pasar yang Curhat

Cagub Jatim nomor urut 2, Gus Ipul menyuap pedagang dengan nasi bungkus yang disantapnya.

Sarapan di Pasar Benowo, Gus Ipul Suapi Pedagang Pasar yang Curhat
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Cagub Jatim, Gus Ipul saat menyuap pedagang yang ditemuinya di Pasar Benowo, Surabaya, Selasa (13/3/2018) 

Sementara ketua pedagang Pasar Benowo, Suprapto (54 tahun) menambahkan, para pedagang di Pasar Benowo mengharapkan pemerintah bisa memudahkan untuk penyediaan kredit lunak.

"Saya mewakili pedagang pasar tradisional, meminta agar Gus Ipul kelak bisa mempermudah kami untuk mengurus pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selama ini, pengurusan KUR terlihat njilimet," kata dia.

Menanggapi keluhan-keluhan itu, Gus Ipul setuju dengan usulan pelatihan bagi para pedagang tradisional. Sejak awal, Gus Ipul bersama Puti Guntur Soekarno memang berkomitmen agar pasar tradisional bisa terawat dan terjaga sebagai pusat ekonomi kerakyatan.

Menurut keponakan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini, adanya pasar modern tidak membuat pasar tradisional lantas mati. Karena market share nya sudah berbeda. "Oleh karenanya, kami akan sediakan pelatihan bagi pedagang pasae tradisional ini, agar tidak kalah dengan pasae modern," tutur Wakil Gubernur dua periode ini.

Terkait distribusi KUR, menurutnya bisa dimanfaatkan optimal oleh masyarakat, khususnya pedagang tradisional maupun pelaku UMKM. Pemerintah sendiri terus berupaya kredit KUR dengan bunga seringan mungkin.

"Tahun ini, ditetapkan bunga KUR 7 persen, daei sebelumnya 9 persen per tahunnya. Saya yalin ke depannya bisa lebih murah hingga 6 persen setahunnya," tuturnya.

Selain itu, Gus Ipul mengapresiasi tata kelola dan pembagian kawasan Pasar Benowo (zoning). Ia melihat, meski dikelola oleh masyarakat sendiri, penempatannya sudah tertata rapi. Kawasan untuk khusus pakaian, terkelompok sendiri dan terpisah dengan kelompok seperti ikan dan lain sebagainya.

"Juga yang perlu ditingkatkan untuk merevitalisasi infrastruktur pasar. Dimulai dari akses jalan, penerangan, saran dan prasarana seperti kamar mandi maupun mushola harus ditingkatkan dan diperbaiki," pungkas dia. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help