Berita Surabaya

Remaja Pelaku Curanmor, Mengaku Sudah Janjian dengan Penadah di Madura Keburu Ditangkap Polisi

MF (17) dan Suhendra (21) hanya bisa pasrah saat diciduk petugas Unit Ressmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Remaja Pelaku Curanmor, Mengaku Sudah Janjian dengan Penadah di Madura Keburu Ditangkap Polisi
surya/fatkhul alami
Dua pelaku curanmor menjalani pemeriksaan di Mapolres Tanjung Perak Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA – MF (17) dan Suhendra (21) hanya bisa pasrah saat diciduk Unit Ressmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (13/3/2018).

Kedua ramaja asal Pabean Cantikan dan Krembangan Surabaya ini ditangkap lantaran terlibat pencurian motor.  

Keduanya mencuri sepeda motor Honda Vario R 5365 RP di depan toko bangunan Jl Kebalen Wetan, Pabean Cantikan Surabaya.

Aksi pencurian motor ini diinisiatori FM dengan mengajak Suhendra.  Mereka naik Vixion L 6147 TC milik FM dan saat berada did epan toko bangunan Jl Kebalen Wetan, keduanya melihat motor Honda Vario yang ditinggal pemiliknya masuk ke toko.

Selanjutnya Suhendra mendekati motor dan FM menunggu di atas motornya.

"Setelah diambil, motor curian didorong oleh FM dari belakang dan dibawa ke rumah Suhendra. Selanjunya keduanya hendak menjual sepeda motor curian ke Madura,” sebut Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Tinton Yudha Riambodo, Selasa (13/3/2018).

Begitu hendak berangkat ke Madura, lanjut Tinton, kedua pelaku langsung disergap. Saat itu, MF naik motor Yamaha Vixion L 6147 TC dan Suhendra pakai motor Honda Vario R 5365 RP yang hendak dijual.

“Pelaku ini sudah janjian dengan seorang penadah di Madura,” terang Tinton.

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengaku baru sekali menjalankan aksi pencurian. Tapi polisi masih terus mengembangkan kasus ini lantaran tak tertutup kemungkinan ada TKP lain yang pernah dilakukannya.

Sementara, FM megaku hendak berangkat ke Madura lantaran sudah janjian dengan seseorang yang sudah siap membeli motor.

“Rencana motor akan saya jual Rp 4 juta ke seseorang. Sudah ditelepon dan tinggal berangkat, tapi ditangkap ini,” aku MF.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help