Berita Surabaya

Peserta Olimpiade Guru Nasional di Surabaya Melonjak 300 Persen

Seleksi Olimpiade Guru Nasional (OGN) tingkat kota Surabaya digelar kembali tahun ini. Dibanding sebelumnya, jumlah peserta naik 3 kali lipat.

Peserta Olimpiade Guru Nasional di Surabaya Melonjak 300 Persen
surya/sulvi sofiana
Pengarahan Tes Olimpiade Guru Nasional (OGN) di SMPN 3 Surabaya, Selasa (13/3/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seleksi Olimpiade Guru Nasional (OGN) tingkat kota berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 13-14 Maret 2018 di SMPN 3 Surabaya.

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya, Mamik Suparmi menuturkan, ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan seleksi OGN menggunakan komputer (CBT) dengan peserta terbanyak se-Indonesia.

“Jumlah peserta melonjak 300 persen dari tahun sebelumnya, dan Surabaya merupakan satu-satunya kota pertama di Indonesia yang menyelenggarakan seleksi OGN dengan sistem CBT”, ujar mantan Kasi Kurikulum Dikmenjur Dindik Surabaya tersebut, Selasa (13/03/2018).

Mamik mengungkapkan, melalui sistem Computer Based Test (CBT), setelah ujian guru dapat melihat langsung nilai yang diperoleh dari mengerjakan 100 soal pilihan ganda dengan waktu 120 menit yang terbagi empat sesi.

"Soal telah dirancang sesuai dengan kisi-kisi OGN pusat dan disusun oleh para dosen dari PTN,"lanjutnya.

Baca: Seribuan Guru SD dan SMP Negeri Swasta Ikuti Tes Olimpiade Guru Nasional di Surabaya

Tes OGN untuk tingkat SMP meliputi tes guru pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS dan Bahasa Inggris. Kemudian untuk guru SD pelajaran umum.

Mamik menambahkan, kesuksesan penyelenggaraan seleksi OGN berbasis CBT tidak terlepas dari bantuan komputer yang diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ke sekolah-sekolah guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya.

“Bagi mereka yang meraih peringkat pertama nantinya akan dikirim mengikuti seleksi OGN tingkat provinsi”, pungkas Mamik.

Sementara itu, Ketua MKKS SMPN Surabaya, Sisminarto menyampaikan dengan seleksi OGN berbasis CBT dapat menumbuhkan sifat disiplin guru karena soal tersebut dibatasi dengan waktu.

"Jadi para guru harus betul-betul memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Baik dalam mengajar ataupun tes ini,"ungkapnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help